Robert Rianto, Widjaja (2022) TANTANGAN TEKTONIKA DIGITAL. JoDA Journal of Digital Architecture, 2 (1). pp. 29-36. ISSN ISSN 2798-6896
|
Text
5547-64217-1-PB 29-36.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Perkembangan teknologi digital yang pesat, berdampak pada kemudahan mengolah bentuk massa dan tampilan bangunan dalam arsitektur. Hal ini secara signifikan mempengaruhi tektonika sebagai bagian penting dari arsitektur. Tektonika ibarat menemukan jendela pandang yang baru dari keberadaan yang sama. Keadaan ini menuntut penjelasan akan posisi dan peran tektonika dalam kekinian karya arsitektur. penjelasan ini sangat penting untuk menemukan kembali hakikat tektonika sebagai seni berkonstruksi dalam wajah baru teknologi digital. Makalah ini akan menilik wacana tektonika klasik yang berkembang mulai dari core form dan art form sampai pada pemahaman ontologi dan representasi yang menjadi awal pembahasan tentang tektonika digital. Melalui kajian terhadap beberapa kasus yang relevan, dapatlah ditemukan bahwa secara epistemologis, tektonika digital tetap memiliki hakikat yang sama dengan tektonika klasik. Letak perbedaannya adalah pada kekayaan kualitas dan kekayaan representasi kebenaran yang secara tidak terasa melahirkan kondisi kebenaran yang tersembunyi (hidden truth) dalam representasi tektonika digital. Keberadaan hidden truth ini memberi tantangan bagi tektonika digital untuk tetap bertahan sebagai seni konstruksi (the art of construction).
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture > Modern architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Doctoral Program in Digital Architecture |
| Depositing User: | Mr Lucius Oentoeng |
| Date Deposited: | 21 Apr 2025 01:29 |
| Last Modified: | 21 Apr 2025 01:29 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36686 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
