Search for collections on Unika Repository

PUSAT REHABILITASI PECANDU NARKOBA DI KOTA SOLO

NAFIS, RAFI SULTAN (2025) PUSAT REHABILITASI PECANDU NARKOBA DI KOTA SOLO. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-COVER_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-BAB I_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-BAB II_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-BAB III_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-BAB IV_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-BAB V_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-BAB VI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-DAPUS_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
20.A1.0069-Rafi Sultan Nafis-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kota Solo merupakan salah satu kota yang memiliki tingkat pengedaran narkoba tertinggi di jawa tengah. Bahkan, menurut data terbaru badan narkotika nasional pada tahun 2023 juga menyatakan bahwa kota solo tetap menjadi kota yang memiliki kasus narkoba tertinggi di jawa tengah yaitu sebanyak 130 kasus sepanjang tahun 2023. Kota Solo sendiri sudah memiliki 3 tempat rehabilitasi narkoba, yaitu RSUD dr. Moewardi, RSJD Solo, dan Puskesmas Manahan. Namun, dengan pertambahan kasus penyalahgunaan narkoba setiap tahunnya, fasilitas rehabilitasi yang ada dirasa tidak memadai. Fasilitas yang ada hanya fokus pada detoksifikasi atau rehabilitasi medis, dan tidak menyediakan rehabilitasi sosial yang penting untuk pemulihan mental dan sosial para korban agar dapat kembali hidup normal di masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya tempat rehabilitas yang layak agar pasien dapat pulih secara fisik dan mental. Dalam perancangan ini, konsep dasar yang dipakai yaitu dengan pendekatan arsitektur humanis. Dimana pusat rehabilitasi narkoba menekankan pada penciptaan ruang yang mendukung proses pemulihan dan reintegrasi para pecandu narkoba. Ruang-ruang ini haruslah dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan fisik, emosional, dan sosial para penghuninya, serta mendorong rasa aman, nyaman, dan optimisme dalam proses pemulihan. Dengan adanya perencanaan pusat rehabilitas narkoba diharapkan dapat menciptakan pusat rehabilitasi narkoba yang memberikan kenyamanan dan mendukung kesehatan pasien dalam proses pemulihan mereka serta menjadi tempat yang kondusif bagi pemulihan menyeluruh bagi para pasien. Bukan hanya terbebas dari narkoba, mereka juga dapat kembali menjalani hidup yang sehat dan bahagia.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture
Depositing User: Ms Cristina Mayasari
Date Deposited: 09 Apr 2025 05:19
Last Modified: 09 Apr 2025 05:19
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36582
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item