WIJAYA, VIO RIZKY (2025) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN PATI. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-BAB I_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-BAB II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-BAB III_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-BAB IV_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-BAB V_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-BAB VI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-DAPUS_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
19.A1.0045-Vio Rizky Wijaya-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Fasilitas pembinaan serta Pendidikan untuk Pelajar Putus sekolah di Kabupaten Pati merupakan fasilitas pendidikan dengan penekanan nonformal yang mempunyai tujuan dan upaya memberdayakan serta melatih anak-anak yang putus sekolah dengan faktor ekonomi, fasilitas pendidikan yang kurang memadai, serta dan kecemasan akan pendidikan rendah. Fasilitas ini nantinya akan memfasilitasi pendidikan serta pembinaan keterampilan, terutama dalam industri lokal. Anak putus sekolah ini nantinya akan diberikan pendidikan serta keterampilan dengan maksud menjadi kesempatan kedua untuk memperbaiki kelayakan untuk hayati. Jumlah anak putus sekolah di Pati relatif tinggi. saat anakanak berada di kenyataan putus sekolah, mereka tidak ingin pulang ke sekolah karena akan muncul perasaan yang terpenjara dan tak bebas. oleh karena itu, pertimbangan buat mendesain fasilitas pendidikan informal serta nonformal yang sinkron menggunakan karakter dan perilaku dominan anak putus sekolah dengan maksud buat menciptakan kesan pusat pendidikan dan training yang tidak sinkron dari sekolah formal di umumnya. dalam merancang serta mendesain fasilitas pembinaan dan pendidikan bagi pelajar putus sekolah, perlu menggunakan pendekatan arsitektur sikap dengan penekanan dan tujuan utama pada karakterisasi ruang. Pendekatan arsitektur sikap ini memiliki asa agar nantinya dapat membantu pengguna fasilitas menjadi nyaman pada berkegiatan, berkarya, dan bersosialisasi. Fasilitas ini didesain berdasarkan ciri perilaku, dan membangun suasana ruang sinkron menggunakan karakteristik sikap secara umum dikuasai mereka.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | Ms Cristina Mayasari |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 04:49 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 04:49 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36562 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
