IDENTIFIKASI PROFIL PELAKU TINDAK KEJAHATAN JALANAN DI POLRESTABES KOTA SEMARANG

SETIADI, JODY (2023) IDENTIFIKASI PROFIL PELAKU TINDAK KEJAHATAN JALANAN DI POLRESTABES KOTA SEMARANG. Other thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
19.E1.0049-Jody Setiadi-COVER_a.pdf

Download (938kB) | Preview
[img] Text
19.E1.0049-Jody Setiadi-BAB_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (682kB)
[img]
Preview
Text
19.E1.0049-Jody Setiadi-DAPUS_a.pdf

Download (396kB) | Preview
[img] Text
19.E1.0049-Jody Setiadi-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kejahatan akan selalu ada di dalam kehidupan manusia. Kejahatan dapat terjadi di manapun, kapanpun, dan dilakukan oleh siapapun. Jenis kejahatan yang sering terjadi di Indonesia adalah kejahatan konvensional. Kejahatan jalanan termasuk dalam kejahatan konvensional. Pencurian, kekerasan, pembunuhan, dan pengrusakkan merupakan beberapa bentuk dari kejahatan jalanan. Penulisan ini akan membahas profil demografi dan profil perilaku para pelaku tindak kejahatan jalanan secara mendalam. Social Learning Theory akan dijadikan acuan dalam pembahasan. Perilaku kejahatan jalanan merupakan hasil belajar dengan cara mengamati perilaku kejahatan yang dilakukan oleh role model para pelaku. Penulisan laporan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan untuk memperoleh data adalah wawancara. Metode diterjemahkan dalam bentuk kegiatan magang di Polrestabes Semarang khususnya di Unit Reserse Mobile (Resmob). Unit Resmob Semarang secara khusus menangani kasus kejahatan jalanan yang terjadi di Kota Semarang. Partisipan wawancara adalah tiga pelaku kekerasan dan tiga pelaku pencurian. Seluruh pelaku berjenis kelamin laki-laki, berusia 17-35 tahun, memiliki latar pendidikan SMA/SMK ke bawah, dan berasal dari golongan masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah. Sebagian besar pelaku memiliki role model yang berasal dari lingkungan pertemanan. Seluruh pelaku telah melalui tahapan proses belajar Social Learning Theory, yaitu atensi, retensi, reproduksi motorik, dan penguatan. Keenam pelaku tidak pernah mengalami punishment yang efektif untuk menghentikan tindakan kejahatan yang mereka lakukan sebelum ditangkap oleh pihak kepolisian. Keenam pelaku mengaku jera setelah tertangkap oleh pihak kepolisian.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology > Interpersonal Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Mr Yosua Norman Rumondor
Date Deposited: 22 Nov 2023 06:24
Last Modified: 22 Nov 2023 06:24
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/33648

Actions (login required)

View Item View Item