PELAKSANAAN UPAYA PERDAMAIAN DALAM PERKARA PERDATA STUDI KASUS PERKARA PENGADILAN NEGERI BREBES NOMOR 28/PDT.G/2019/PN BBS

WIJAYA, NG, IVY PUTERI (2023) PELAKSANAAN UPAYA PERDAMAIAN DALAM PERKARA PERDATA STUDI KASUS PERKARA PENGADILAN NEGERI BREBES NOMOR 28/PDT.G/2019/PN BBS. Other thesis, Universitas Katholik Soegijapranata Semarang.

[img] Text
18.C1.0019-NG, IVY PUTERI WIJAYA-COVER_a.pdf

Download (1MB)
[img] Text
18.C1.0019-NG, IVY PUTERI WIJAYA-BAB I_a.pdf

Download (527kB)
[img] Text
18.C1.0019-NG, IVY PUTERI WIJAYA-BAB II_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[img] Text
18.C1.0019-NG, IVY PUTERI WIJAYA-BAB III_a.pdf

Download (341kB)
[img] Text
18.C1.0019-NG, IVY PUTERI WIJAYA-BAB IV_a.pdf

Download (279kB)
[img] Text
18.C1.0019-NG, IVY PUTERI WIJAYA-DAPUS_a.pdf

Download (393kB)
[img] Text
18.C1.0019-NG, IVY PUTERI WIJAYA-LAMP_a.pdf

Download (1MB)

Abstract

Sengketa dapat terjadi dalam kehidupan masyarakat dan tidak selalu dapat diselesaikan atau diterima oleh para pihak dalam kurun waktu yang cepat. Contoh sengketa yang dapat terjadi dalam kehidupan masyarakat adalah wanprestasi atau kelalaian seseorang dalam perjanjian yang penyelesaiannya terkadang tidak dapat diselesaikan melalui proses non litigasi hingga para pihak menyelesaikan sengketa tersebut melalui pengadilan atau proses litigasi. Upaya untuk mencapai perdamaian yang sangat diperlukan dalam proses peradilan adalah mediasi. Mediasi dapat dilaksanakan di pengadilan maupun di luar pengadilan, akan tetapi dapat terjadi hal-hal yang dapat menghambat proses mediasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses upaya perdamaian serta hambatannya pada sengketa dalam Putusan Pengadilan Negeri Brebes Nomor 28/Pdt.G/2019/PN Bbs. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Data-data yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dengan wawancara dan studi pustaka. Upaya perdamaian dilaksanakan dengan mediasi di pengadilan dan di luar pengadilan. Mediasi di pengadilan dilaksanakan sebanyak tiga kali namun para pihak tidak dapat mencapai kesepakatan perdamaian, mediasi gagal. Para pihak dapat mencapai kesepakatan perdamaian dengan melaksanakan mediasi di luar pengadilan dengan negosiasi. Hambatan pada mediasi di pengadilan adalah mediasi hanya dipandang formalitas belaka oleh para pihak atau mediator, mediator tidak berperan secara aktif dalam mendamaikan para pihak. Penggugat tidak pernah hadir selama mediasi dan proses persidangan serta kuasa hukum para pihak sulit menghubungi klien masing-masing. Hambatan mediasi di luar pengadilan adalah kuasa hukum para pihak sulit melakukan pertemuan untuk membahas isi klausula pada draf penyelesaian dan melakukan penandatanganan karena adanya perbedaan domisili serta adanya penyebaran virus covid-19 yang baru masuk ke Indonesia. Walaupun terdapat berbagai hambatan yang terjadi selama proses mediasi di pengadilan maupun luar pengadilan, pada akhirnya para pihak tetap dapat mencapai kesepakatan perdamaian yang dituangkan dalam akta perdamaian

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: mr AM. Pudja Adjie Sudoso
Date Deposited: 14 Mar 2023 00:45
Last Modified: 14 Mar 2023 00:45
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/30956

Actions (login required)

View Item View Item