KAJIAN YURIDIS TERHADAP PRAKTIK PENGALIHAN HAK ASUH ANAK KEPADA ORANGTUA ASUH DI KABUPATEN PATI JAWA TENGAH

ENDRIA, HANNI ANANDA (2023) KAJIAN YURIDIS TERHADAP PRAKTIK PENGALIHAN HAK ASUH ANAK KEPADA ORANGTUA ASUH DI KABUPATEN PATI JAWA TENGAH. Other thesis, Universitas Katholik Soegijapranata Semarang.

[img] Text
16.C1.0043-HANNI ANANDA ENDRIA-COVER_a.pdf

Download (562kB)
[img] Text
16.C1.0043-HANNI ANANDA ENDRIA-BAB I_a.pdf

Download (263kB)
[img] Text
16.C1.0043-HANNI ANANDA ENDRIA-BAB II_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB)
[img] Text
16.C1.0043-HANNI ANANDA ENDRIA-BAB III_a.pdf

Download (311kB)
[img] Text
16.C1.0043-HANNI ANANDA ENDRIA-BAB IV_a.pdf

Download (114kB)
[img] Text
16.C1.0043-HANNI ANANDA ENDRIA-DAPUS_a.pdf

Download (120kB)
[img] Text
16.C1.0043-HANNI ANANDA ENDRIA-LAMP_a.pdf

Download (194kB)

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang mempunyai hak atas keberlangsungan hidup dan jaminan atas hukum. Setiap anak merupakan tanggung jawab orangtuanya. Akan tetapi, tak jarang terdapat orangtua yang tidak mampu mewujudkan tanggung jawab tersebut, sehingga anak harus diasuh oleh orangtua asuh, seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kondisi ini tentu memunculkan berbagai problem seperti kurangnya kasih sayang yang dirasakan oleh anak asuh. Atas dasar tersebut, penelitian ini ingin mengetahui secara lebih mendalam terkait dengan praktik pengalihan hak asuh anak dari orangtua kandung kepada orangtua asuh di Kabupaten Pati, konsekuensi pengalihan dari hak asuh bagi orangtua dan anak asuh, serta praktik pengalihan hak asuh di mata hukum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode wawancara. Sedangkan data sekunder dilakukan dengan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif, yaitu menganalisis data sesuai dengan informasi dan teori-teori yang dipilih. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat dua cara praktik pengalihan hak asuh anak, yaitu dengan membuat perjanjian secara tertulis dan membuat perjanjian secara lisan. Praktik pengalihan hak asuh anak yang ada di Kabupaten Pati ini bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, juga tidak sesuai dengan Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pengasuhan Anak yang menyebutkan bahwa pengasuhan anak memerlukan izin dari Dinas Sosial setempat. Penelitian ini juga memperoleh hasil bahwa, hak dan kewajiban yang dilakukan oleh orangtua asuh maupun anak asuh telah sesuai dengan yang tercantum dalam Pasal 11 PP Nomor 44 Tahun 2017 dan Pasal 26 ayat (1) UU Perlindungan Anak. Dari pelaksanaan praktik pengalihan hak asuh anak di Kabupaten Pati ini menyebabkan beberapa dampak sosial, seperti terjadinya pelanggaran terhadap UU yang berlaku terkait pengasuhan anak, mengakibatkan empat dari lima orangtua kandung lepas dari tanggung jawab yang dimilikinya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: mr AM. Pudja Adjie Sudoso
Date Deposited: 13 Mar 2023 01:12
Last Modified: 13 Mar 2023 01:12
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/30929

Actions (login required)

View Item View Item