PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA ADANYA PEMALSUAN IDENTITAS DITINJAU DARI PASAL 27 AYAT UU PERKAWINAN Studi pada Putusan Nomor 0257/Pdt.G/2021/PA Sr

Naibaho, Manahan Leo Joosten (2022) PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA ADANYA PEMALSUAN IDENTITAS DITINJAU DARI PASAL 27 AYAT UU PERKAWINAN Studi pada Putusan Nomor 0257/Pdt.G/2021/PA Sr. Other thesis, Universitas Katholik Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text
18.C1.0133-Manahan Leo Joosten Naibaho-COVER_a.pdf

Download (809kB) | Preview
[img]
Preview
Text
18.C1.0133-Manahan Leo Joosten Naibaho-BAB I_a.pdf

Download (303kB) | Preview
[img] Text
18.C1.0133-Manahan Leo Joosten Naibaho-BAB II_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB)
[img]
Preview
Text
18.C1.0133-Manahan Leo Joosten Naibaho-BAB III_a.pdf

Download (379kB) | Preview
[img]
Preview
Text
18.C1.0133-Manahan Leo Joosten Naibaho-BAB IV_a.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text
18.C1.0133-Manahan Leo Joosten Naibaho-DAPUS_a.pdf

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text
18.C1.0133-Manahan Leo Joosten Naibaho-LAMP_a.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Hukum perkawinan di Indonesia belum berjalan sebagaimana mestinya. Perkawinan yang diharapkan berlangsung sesuai dengan syarat yang berlaku sehingga perkawinan sah, namun dalam realitanya ada penyimpangan/ pelanggaran dari aturan hukum yang berlaku sehingga perkawinan menjadi tidak sah. Adanya kasus pemalsuan identitas dalam perkawinan perlu mendapatkan perhatian serius karena menimbulkan akibat hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dasar pertimbangan hakim dalam memutus pembatalan perkawinan karena adanya pemalsuan identitas, akibat hukum, dan upaya untuk mencegah pemalsuan identitas dalam perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang (statute approach) dengan spesifikasi deskriptif analitis untuk Putusan Nomor 0257/Pdt.G/2021/PA Sr. Data penelitian menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan tersier, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian adalah (1) Dasar pertimbangan hakim dalam memutus pembatalan perkawinan karena adanya pemalsuan identitas, meliputi pertimbangan hukum, filosofis dan sosiologis. Pertimbangan hukum karena terbukti terjadi pemalsuan identitas dalam perkawinan menurut Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Pertimbangan filosofis karena hak-hak individu dalam perkawinan dilindungi oleh undang-undang. Pertimbangan sosiologis karena mencegah akibat hukum yang dapat ditimbulkan bilamana perkawinan tetap dilanjutkan, (2) Akibat hukum atas pembatalan perkawinan karena adanya pemalsuan identitas adalah kedudukan anak, harta perkawinan, dan pihak ketiga, (3) Upaya mencegah pemalsuan identitas dalam perkawinan adalah mengoptimalkan peran KUA dengan meningkatkan kesadaran perundang-undangan tentang perkawinan secara matang dan penerapannya, serta penerapan sanksi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam melakukan pemalsuan identitas dalam perkawinan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: mr AM. Pudja Adjie Sudoso
Date Deposited: 06 Dec 2022 02:13
Last Modified: 06 Dec 2022 02:13
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/30276

Actions (login required)

View Item View Item