PUSAT PERBELANJAAN PRODUK UMKM di KOTA MAGELANG

Ulinnuha, Amalia (2019) PUSAT PERBELANJAAN PRODUK UMKM di KOTA MAGELANG. Other thesis, UNIKA SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
15.A1.0097 Amalia Ulinnuha_COVER.pdf

Download (915kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15.A1.0097 Amalia Ulinnuha_BAB 1.pdf

Download (269kB) | Preview
[img] Text
15.A1.0097 Amalia Ulinnuha_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (538kB)
[img]
Preview
Text
15.A1.0097 Amalia Ulinnuha_BAB 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
15.A1.0097 Amalia Ulinnuha_BAB 4.pdf

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15.A1.0097 Amalia Ulinnuha_BAB 5.pdf

Download (483kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15.A1.0097 Amalia Ulinnuha_DAPUS.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15.A1.0097 Amalia Ulinnuha_LAMPIRAN.pdf

Download (356kB) | Preview

Abstract

Peran UMKM sangat penting pada pembangunan maupun pertumbuhan ekonomi. Meski pada Negara maju juga terdapat UMKM, namun peran UMKM pada Negara berkembang menjadi lebih penting karena manjadi sebuah tolak ukur pertumbuhan ekonomi pada Negara tersebut. Pelaku ekonomi di Indonesia sendiri 99,99%(62,9 juta unit) adalah UMKM dan 0,1%(5400 unit) pengusaha besar (Kementerian Koperasi dan UKM RI dalam UKM Indonesia.id). daya beli masyarakat Indonesia yang tinggi dan juga kebutuhan masyarakat yang makin beragam membuat UMKM memiliki peluang lebih dalam mengembangkan usahanya. Pengusaha UMKM di Kota Magelang juga terus tumbuh pesat, hingga kini sudah sebanyak 5.000 UMKM yang ada di Kota Magelang sendiri, dan jumlah ini didorong untuk terus bertambah oleh pemerintah Magelang. Hal ini berpotensi sebagai lagkah meningkatkan ekonomi masyarakat Magelang. Namun pelaku usaha UMKM ini cenderung tersebar karena belum memiliki wadah yang tetap untuk mereka memasarkan produknya secara offline. Dengan adanya sarana yang tetap untk mewadahi UMKM ini akan memudahkan masyrakat untuk mengenal produk UMKM ini dan sebaliknya bagi pelaku usaha pun akan lebih mudah mempromosikan atau memasarkan dagangan mereka. Kota Magelang sendiri terletak di tengah wilayah admistratif kabupaten Magelang. Posisi tersebut menjadikan potensi Kota Magelang karena berada pada persilangan simpul ekonimi, transportasi dan pariwisata antara wilayah semarang-Magelang Yogyakarta dan Purworejo-Temanggung. Dengan banyaknya wisatawan yang hadir di Kota Magelang merupakan kesempatan yang baik bagi pengusaha UMKM di Kota Magelang dalam mengenalkan produknya kepada khalayak umum, sehingga dapat saling mendukung antara sector pariwisata dan sector perdagangan di Kota Magelang khususnya untuk produk UMKM. Semakin berkembangnya UMKM ini tentu perlu sarana untuk mewadahi pelaku usaha UMKM di Magelang agar dapat lebih menperkenalkan produknya. Walikota Magelang sendiri telah merencanakan penambahan peruntukan lahan perdagangan dan jasa. Maka dari itu perlunya penyediaan sarana yang berfungsi mewadahi pelaku UMKM untuk mengenalkan dan memasarkan produknya kepada khalayak umum serta dapat menunjang potensi wisata di Kota Magelang. Dengan menyediakan fasilitas perbelanjaan produk UMKM diharapkan dapat lebih mengenalkan dan menarik minat masyarakat mengenai produk UMKM dalam negeri khususnya di Kota Magelang sendiri. Sehingga peningkatan daya tarik wisata akan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah pengunjung.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture > 725 Public structures > Shopping malls
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture
Depositing User: Ms Agustin Hesti Pertiwi
Date Deposited: 23 Jun 2020 04:50
Last Modified: 23 Sep 2020 04:37
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/21315

Actions (login required)

View Item View Item