PERMASALAHAN KARYAWAN BARU PADA MASA SOSIALISASI

Haryanti, Kristiana (2008) PERMASALAHAN KARYAWAN BARU PADA MASA SOSIALISASI. PERMASALAHAN KARY AW AN BARU PADA MASA SOSIALISASI, 7 (2). pp. 1-18. ISSN 1411 - 6073 (Unpublished)

[img]
Preview
Text
plagiarism psikodimensia vol 7 no 2.pdf

Download (474kB) | Preview
[img] Text
psikodimensia vol.7 no.2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)
[img] Text
PERMASALAHAN KARYAWAN BARU PADA MASA SOSIALISASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB)

Abstract

Tahun pertama karyawan baru bekerja adalah merupakan masa kritis, masa sosialisasi (Morison, 1993) dan mcrupakan masa yang penting karcna kcsuksesan karyawan baru tergantung dari kualitas kemampuannya dalam melakukan sosialisasi pada awal tahun pertama bekerja. Penelitian ini mencoba mengangkat pennasalahan-pennasalahan yang dihadapi oleh para karyawan baru ketika mulai bekerja dan berinteraksi dengan organisasinya (pekerjaan, supervisor, dan rekan sekerjanya). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (focus group discussion/FGD) pada 98 karyawan baru yang berasal dari Jawa Tengah dan terbagi dalam 15 kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah menggali pennasalahan yang dihadapi oleh karyawan baru ketika mereka rnulai bekerja dan cara-cara yang mereka lakukan untuk dapat menyesuaikan diri pada masa sosialisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan baru mengalami kebingungan clan kecemasan karena takut gaga! dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Penyesuaian diri meliputi penyesuaian diri terhadap pekerjaan, atasan, dan rekan sekerjanya. Ditemukan juga bahwa sebagian besar organisasi tidak membekali karyawan baru dengan pelatihanltraining. Kalaupun diberikan, biasanya hanya berbentuk hard-skill training, yaitu training yang tujuannya melatih karyawan menjadi lebih trampil dalam mengerjakan pekerjaannya. Tidak ada organisasi dalam penelitian ini yang memberikan soft-skill training, yaitu t, aining yang bertujuan membentuk sikap dan perilaku karyawan, misalnya membina hubungan, komunikasi. Semua responden dalam penelitian ini berpendapat bahwa training sosialisasi yang meliputi training soft-skill dan hard-skill akan membuat mereka lebih mudah melakukan penyesuaian diri dengan organisasinya yang baru sehingga hasil pekerjaannya dapat menjadi lebih optimal.

Item Type: Article
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology
Divisions: Faculty of Psychology
Depositing User: Ms Kristiana .
Date Deposited: 05 Jan 2021 05:25
Last Modified: 05 Jan 2021 05:25
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/20945

Actions (login required)

View Item View Item