PERLINDUNGAN HAK JAMINAN KESEHATAN BAGI ANAK PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA SEMARANG (Studi Kasus Di Panti Asuhan Cacat Ganda Di Kota Semarang

AMANULLAH, RIZQI (2018) PERLINDUNGAN HAK JAMINAN KESEHATAN BAGI ANAK PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA SEMARANG (Studi Kasus Di Panti Asuhan Cacat Ganda Di Kota Semarang. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img] Text (COVER)
15.C2.0045 RIZQI AMANULLAH (8.68).COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
15.C2.0045 RIZQI AMANULLAH (8.68).BAB I.pdf

Download (493kB)
[img] Text (BAB II)
15.C2.0045 RIZQI AMANULLAH (8.68).BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB)
[img] Text (BAB III)
15.C2.0045 RIZQI AMANULLAH (8.68).BAB III.pdf

Download (343kB)
[img] Text (BAB IV)
15.C2.0045 RIZQI AMANULLAH (8.68).BBA IV.pdf

Download (136kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
15.C2.0045 RIZQI AMANULLAH (8.68).DAPUS.pdf

Download (245kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
15.C2.0045 RIZQI AMANULLAH (8.68).LAMP.pdf

Download (331kB)

Abstract

Anak penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara dalam untuk mendapatkan jaminan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional dari pemerintah yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui perlindungan mengenai hak jaminan kesehatan bagi anak penyandang disabilitas. Kedudukan hukum anak penyandang disabilitas dalam kerangka Jaminan Kesehatan Nasional seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 (h) ayat (1) dan Pasal 34 ayat (2) masih belum secara eksplisit disebutkan dalam peraturan perundang-undangan di bawahnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dan metode penelitian secara kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder melalui studi lapangan dan studi pustaka. Studi lapangan dilakukan dengan wawancara kepada Direktur Operasional Yayasan Sosial Soegijapranata Keuskupan Agung Semarang, Ketua Yayasan Al Rifdah Kota Semarang, Perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Semarang, Ketua Pengurus Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih Kota Semarang, dan Ketua Pengurus Panti Asuhan Cacat Ganda Al Rifdah Kota Semarang. Analisis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara Nasional belum terdapat peraturan yang mengakomodir hak jaminan kesehatan bagi anak penyandang disabilitas secara eksplisit sesuai yang diamanatkan konstitusi serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Hambatan yang dialami yaitu dalam hal peraturan yang mengatur jaminan kesehatan bagi anak penyandang disabilitas tidak harmonis dan tidak secara ekpslisit mengatur hak jaminan kesehatan bagi anak penyandang disabilitas. Selain itu juga terdapat hambatan berupa faktor administratif, pengurus kedua Panti Asuhan Cacat Ganda mengalami kesulitan mendaftrakan anak penyandang disabilitas yang diasuhnya karena tidak adanya Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga yang menjadi syarat utama untuk mendaftar program Jaminan Kesehatan Nasional. Anak Penyandang Disabilitas di Panti Asuhan Cacat Ganda Al Rifdah sudah mendapatkan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Kota Semarang, namun hal ini belum didapatkan oleh Anak Penyandang Disabilitas di Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih. Kata Kunci: Perlindungan Hak, Jaminan Kesehatan, Anak Penyandang Disabilitas

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology > 155 Developmental psychology > Children
300 Social Sciences > 330 Economics > Public Finance > Insurance
> 610 Medicine and health
Divisions: Graduate Program in Master of Law
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 21 Nov 2018 01:11
Last Modified: 21 Nov 2018 01:11
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/17454

Actions (login required)

View Item View Item