PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU PENGANIAYAAN DALAM KONTEKS PERLINDUNGAN HAK ASASI ANAK (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 10/Pid.Sus/Anak/2017/PNSmg)

Saputra, Danu Teguh Hardi (2018) PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU PENGANIAYAAN DALAM KONTEKS PERLINDUNGAN HAK ASASI ANAK (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 10/Pid.Sus/Anak/2017/PNSmg). Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img] Text (COVER)
14.C1.0082 DANU TEGUH HARDI SAPUTRA (4.55).COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
14.C1.0082 DANU TEGUH HARDI SAPUTRA (4.55).BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB II)
14.C1.0082 DANU TEGUH HARDI SAPUTRA (4.55).BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
14.C1.0082 DANU TEGUH HARDI SAPUTRA (4.55).BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
14.C1.0082 DANU TEGUH HARDI SAPUTRA (4.55).BAB IV.pdf

Download (974kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
14.C1.0082 DANU TEGUH HARDI SAPUTRA (4.55).DAPUS.pdf

Download (964kB)

Abstract

Penelitan dengan judul “Penerapan Sanksi Pidana terhadap Anak sebagai Pelaku Penganiayaan dalam Konteks Perlindungan Hak Asasi Anak (Studi Kasus Putusan Nomor: 10/Pid.Sus/Anak/2017/PN Smg)” ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menerapkan sanksi pidana terhadap Anak sebagai Pelaku penganiayaan, hambatan yang ditemui oleh hakim, serta apakah realisasi penerapan sanksi yang diterapkan terhadap Anak sebagai Pelaku tindak pidana Penganiayaan telah dilaksanakan dalam konteks perlindungan hak asasi anak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Cara pengumpulan data primer adalah dengan menggunakan wawancara dan cara mengumpulkan data sekunder adalah dengan mempelajari dokumen kasus Putusan Nomor: 10/Pid.Sus/Anak/2017/PN Smg. dan literratur serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan objek yang diteliti Hasil penelitian menunjukan bahwa saat menerapkan sanksi pidana, hakim mempertimbangkan berbagai fakta yang terungkap di persidangan, fakta hukum dan pertimbangan apakah sanksi memberikan manfaat bagi anak. Dalam kasus yang diangkat, sanksi yang diterapkan oleh hakim sudah sesuai dengan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. Hambatan yang ditemui oleh Hakim saat menerapkan sanksi ada 2 (dua) yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal. Hambatan internal berhubungan dengan waktu, dimana waktu untuk persidangan anak lebih pendek. Hambatan internal yang lain adalah pada saat pemeriksaan kasus tersebut, Hakim sangat sibuk karena banyak perkara-perkara lain yang harus diselesaikan. Hambatan eksternal berasal dari yang pertama pihak korban. Pihak korban sulit untuk diajak bicara dan tetap bersikukuh tentang biaya ganti rugi. Hambatan lain yaitu fakta di persidangan menunjukkan bahwa luka yang dialami oleh korban bukan termasuk luka yang diakibatkan penganiayaan berat, melainkan penganiayaan ringan. Hambatan berikutnya yaitu kurangnya kesadaran hukum dari masyarakat terdakwa anak tidak memiliki akta kelahiran, sehingga umur ditentukan dari Kartu Keluarga yang dibawa oleh orang tua terdakwa anak. Orang tua anak ternyata juga tidak memilik Kartu Tanda Penduduk. Penerapan sanksi pidana terhadap anak telah sesuai dengan konteks perlindungan hak asasi anak karena hakim memutus perkara dengan melihat fakta-fakta di persidangan, melihat manfaat hukuman bagi anak. Hakim juga tidak begitu saja menerima alat bukti, namun hakim bertindak secara objektif melihat bahwa tindak pidana yang dilakukan oleh anak bukan termasuk penganiayaan mengakibatkan luka berat, melainkan penganiayaan ringan. Saran dari penulis yaitu masa depan anak dibawah umur yang berhadapan dengan hukum menjadi tanggung jawab para penegak hukum, sehingga dalam penerapan sanksi, penegak hukum harus selektif agar kondisi dan masa depan anak tidak terganggu. Kata kunci: Penerapan Sanksi Pidana, Anak, Penganiayaan, Hak Asasi Anak

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology > 155 Developmental psychology > Children
300 Social Sciences > 360 Social problems and social services > Violence
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 19 Nov 2018 02:26
Last Modified: 19 Nov 2018 02:26
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/17158

Actions (login required)

View Item View Item