PELAKSANAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN NAFKAH ANAK YANG DITETAPKAN DALAM PUTUSAN PENGADILAN AGAMA SEMARANG

Ferisma W, Gheavina (2018) PELAKSANAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN NAFKAH ANAK YANG DITETAPKAN DALAM PUTUSAN PENGADILAN AGAMA SEMARANG. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img] Text (COVER)
14.C1.0052 GHEAVINA FERISMA W (3.43).COVER.pdf

Download (450kB)
[img] Text (BAB I)
14.C1.0052 GHEAVINA FERISMA W (3.43).BAB I.pdf

Download (225kB)
[img] Text (BAB II)
14.C1.0052 GHEAVINA FERISMA W (3.43).BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img] Text (BAB III)
14.C1.0052 GHEAVINA FERISMA W (3.43).BAB III.pdf

Download (336kB)
[img] Text (BAB IV)
14.C1.0052 GHEAVINA FERISMA W (3.43).BAB IV.pdf

Download (117kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
14.C1.0052 GHEAVINA FERISMA W (3.43).DAPUS.pdf

Download (189kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
14.C1.0052 GHEAVINA FERISMA W (3.43).LAMP.pdf

Download (231kB)

Abstract

Penelitian hukum berjudul “Pelaksanaan Kewajiban Pembayaran Nafkah Anak yang Ditetapkan dalam Putusan Pengadilan Agama Semarang”, bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemenuhan hak nafkah anak pasca perceraian orangtua serta pelaksanaan upaya hukum apabila orangtua tidak secara sukarela memenuhi kewajiban memberikan nafkah anak yang ditetapkan dalam putusan pengadilan Agama Semarang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis. Obyek penelitiannya berupa segala informasi yang berhubungan erat dengan pelaksanaan kewajiban pembayaran nafkah anak yang ditetapkan dalam putusan pengadilan agama. Penelitian ini mengambil dua putusan yang dijadikan penelitian yaitu perkara Nomor 2521/Pdt.G/2016/PA.SMG dan perkara Nomor 205/Pdt.G/2015/PA.SMG. Penelitian ini menggunakan data sekunder melalui studi pustaka, dan data primer yang didapat melaui wawancara dengan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Agama Semarang, para pihak dalam kedua perkara tersebut serta advokat. Analisa dilakukan dengan metode kualitatif. Dalam kedua perkara peceraian ini Nomor 2521/Pdt.G/2016/PA.SMG dan perkara Nomor 205/Pdt.G/2015/PA.SMG terdapat anak yang masih di bawah umur. Kewajiban pembayaran nafkah anak pada kedua perkara tersebut tidak dilaksanakan secara sukarela oleh ayah sesuai amar putusan Pengadilan Agama Semarang yang sudah inkracht van gewijsde. Upaya hukum yang seharusnya dilakukan yaitu mengajukan permohonan ekskeusi kepada pengadilan Agama Semarang. Namun demikian, ibu (bekas istri) sebagai pemegang hadhanah tidak melakukan upaya permohonan eksekusi karena biaya dan sifat unpriori. Apabila masing-masing anak tersebut sudah dewasa, mereka dapat mengajukan sendiri permohonan eksekusi nafkah anak. Dalam kedua perkara tersebut selain dihukum untuk memberikan nafkah anak per bulan, ayah (bekas suami) juga dihukum untuk membayar biaya pendidikan dan pemeliharaan kesehatan anak yang bersangkutan. Eksekusi biaya pendidikan dan kesehatan akan mengalami kesulitaan karena besarnya tidak ditentukan secara pasti. Oleh karena itu, untuk biaya kesehatan, hakim dapat menghukum untuk membayar premi BPJS Kesehatan. Untuk biaya pendidikan tidak dapat dimohonkan eksekusinya karena biayanya tidak pasti dan tidak dapat diduga. Kata kunci: kewajiban pembayaran, nafkah anak, pengadilan anak.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology > 155 Developmental psychology > Children
> 640 Home & family management > Personal Living
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 19 Nov 2018 02:25
Last Modified: 19 Nov 2018 02:25
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/17157

Actions (login required)

View Item View Item