PEMENUHAN HAK ANAK UNTUK BERTEMU DENGAN SALAH SATU ORANG TUANYA YANG TIDAK MENDAPATKAN HAK ASUH SETELAH TERJADINYA PERCERAIAN MENURUT PASAL 14 AYAT (2) UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (STUDI KASUS Putusan No.30/Pdt.G/2016/PN.Smg dan Putusan No.45/Pdt.G/2016/PN.Smg)

GITOWARDOJO, IVAN RICARDO (2018) PEMENUHAN HAK ANAK UNTUK BERTEMU DENGAN SALAH SATU ORANG TUANYA YANG TIDAK MENDAPATKAN HAK ASUH SETELAH TERJADINYA PERCERAIAN MENURUT PASAL 14 AYAT (2) UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (STUDI KASUS Putusan No.30/Pdt.G/2016/PN.Smg dan Putusan No.45/Pdt.G/2016/PN.Smg). Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img] Text (COVER)
14.C1.0037 IVAN RICARDO GITOWARDOJO (6.42).COVER.pdf

Download (344kB)
[img] Text (BAB I)
14.C1.0037 IVAN RICARDO GITOWARDOJO (6.42).BAB I.pdf

Download (988kB)
[img] Text (BAB II)
14.C1.0037 IVAN RICARDO GITOWARDOJO (6.42).BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[img] Text (BAB III)
14.C1.0037 IVAN RICARDO GITOWARDOJO (6.42).BAB III.pdf

Download (230kB)
[img] Text (BAB IV)
14.C1.0037 IVAN RICARDO GITOWARDOJO (6.42).BAB IV.pdf

Download (110kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
14.C1.0037 IVAN RICARDO GITOWARDOJO (6.42).DAPUS.pdf

Download (164kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
14.C1.0037 IVAN RICARDO GITOWARDOJO (6.42).LAMP.pdf

Download (181kB)

Abstract

Perceraian yang terjadi antara suami istri pada umumnya dapat memisahkan hubungan anak dengan salah satu orangtuanya, termasuk hak-haknya untuk bertemu. Penelitian ini mengambil perumusan masalah mengenai pertimbangan hakim dalam memutuskan hak anak untuk bertemu dengan orangtuanya dan pelaksanaan pemenuhan hak anak untuk bertemu dengan salah satu orangtuanya setelah perceraian. Metode penelitian ini bersifat yuridis sosiologis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Yuridis sosiologis yaitu suatu penelitian yang membandingkan antara peraturan perundang-undangan yang mengatur dengan kenyataan yang ada di masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, di dalam persidangan hakim hanya memberikan himbauan kepada orangtua untuk melaksanakan kewajiaban seperti memberikan nafkah kepada anak-anak meskipun telah bercerai. Melalui dua putusan pengadilan yang diteliti diperoleh data bahwa pada putusan pertama, hak asuh anak-anak diberikan kepada ibunya, sedangkan pada putusan kedua hak asuh anak-anak diberikan kepada ayahnya. Pemenuhan hak anak pada kasus pertama tidak terpenuhi, karena anak-anak bertemu dengan ayahnya secara kebetulan tidak dengan kesepakatan antara ayah dan ibu untuk mempertemukan anak-anaknya. Pemenuhan hak anak pada kasus kedua terpenuhi, karena anak-anak bertemu dengan orangtuanya berdasarkan kesepakatan para orang tua dan juga terdapat waktu yang ditentukan. Kata Kunci : Hak Anak, Pengasuhan, Bertemu dengan orangtua, Pertimbangan hakim.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology > 155 Developmental psychology > Children
300 Social Sciences > Divorce
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 19 Nov 2018 02:25
Last Modified: 19 Nov 2018 02:25
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/17156

Actions (login required)

View Item View Item