TINJAUAN HUKUM ATAS PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NIAGA NO. 08/HAKI/M.2007.PN.NIAGA.SMG TENTANG PERLINDUNGAN BAGI PEMEGANG MEREK TERKENAL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS

Gunawan, Elvina Diana (2018) TINJAUAN HUKUM ATAS PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NIAGA NO. 08/HAKI/M.2007.PN.NIAGA.SMG TENTANG PERLINDUNGAN BAGI PEMEGANG MEREK TERKENAL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img] Text (COVER)
14.C1.0002 ELVINA DIANA GUNAWAN (6.33).COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
14.C1.0002 ELVINA DIANA GUNAWAN (6.33).BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB II)
14.C1.0002 ELVINA DIANA GUNAWAN (6.33).BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
14.C1.0002 ELVINA DIANA GUNAWAN (6.33).BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
14.C1.0002 ELVINA DIANA GUNAWAN (6.33).BAB IV.pdf

Download (975kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
14.C1.0002 ELVINA DIANA GUNAWAN (6.33).DAPUS.pdf

Download (958kB)

Abstract

Pelanggaran mengenai merek terkenal tentunya sangat merugikan pemilik merek alsinya. Padahal seharusnya merek terkenal mendapatkan perlindungan hukum yang lebih luas dibandingkan pemilik merek biasa. Tiap negara tentunya memiliki aturan hukum merek yang berbeda. Skripsi ini mencoba membandingkan perlindungan merek terkenal berdasarkan Putusan No. 08/HAKI/M.2007.PN.NIAGA.SMG Tentang Graha Farma ditinjau dari Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Grografis. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan mengenai perlindungan merek terkenal berdasarkan Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Grografis terhadap sengketa kasus Putusan No. 08/HAKI/M.2007.PN.NIAGA.SMG Tentang Graha Farma. Dalam tulisan ini penulis mengangkat sengketa merek dagang GRAHA FARMA, yaitu antara PT. GRAHA FAJAR FARMACEUTICALLABORATORIES atau disingkat PT. GRAHA FARMA sebagai Penggugat melawan Hargiyani sebagai Tergugat. Penelitian ini bertujuan Metode pendekatan yang digunakan oleh penulis yaitu metode normatif komparisi. Penulis membandingkan perlindungan hukum merek terkenal terhadap sengketa kasus Graha Farma dengan menggunakan UU Merek yang lama dengan UU Merek yang sekarang berlaku di Indonesia. Spesifikasi penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu spesifikasi deskriptif analitis. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan studi lapangan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Dari hasil penelitian dan pembahasan, dalam kasus yang penulis angkat mengenai sengketa merek GRAHA FARMA diketahui bahwa para pihak yang bersengketa menggunakan merek yang sama yaitu GRAHA FARMA. Penggugat dalam sengketa merek GRAHA FARMA pada pokoknya adalah gugatan pembatalan merek. Hal tersebut karena Penggugat sebagai pemilik dan pendaftar pertama dari merek jasa GRAHA FARMA. Dalam putusannya, Pengadilan Negeri/Niaga Semarang No : 08/HAKI/M/2007/PN.NIAGA.SMG mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya, dan menyatakan Penggugat sebagai pendaftar dan pemilik pertama dari merek jasa GRAHA FARMA di Indonesia. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum atas merek terkenal di Indonesia terlindungi dengan baik oleh Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis. Kata Kunci : perlindungan hukum, perbandingan hukum, merek terkenal, GRAHA FARMA

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law > 346 Private Law > Law Protection
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 19 Nov 2018 02:22
Last Modified: 19 Nov 2018 02:22
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/17135

Actions (login required)

View Item View Item