RANCANGAN PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PRODUK KUE TAART TOKO ROTI DYRIANA SEMARANG

Atana, Ricky Stefanus (2018) RANCANGAN PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PRODUK KUE TAART TOKO ROTI DYRIANA SEMARANG. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img] Text (COVER)
13.30.0037 Ricky Stefanus Atana.COVER.pdf

Download (616kB)
[img] Text (BAB I)
13.30.0037 Ricky Stefanus Atana.BAB I.pdf

Download (238kB)
[img] Text (BAB II)
13.30.0037 Ricky Stefanus Atana.BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB)
[img] Text (BAB III)
13.30.0037 Ricky Stefanus Atana.BAB III.pdf

Download (417kB)
[img] Text (BAB IV)
13.30.0037 Ricky Stefanus Atana.BAB IV.pdf

Download (642kB)
[img] Text (BAB V)
13.30.0037 Ricky Stefanus Atana.BAB V.pdf

Download (211kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
13.30.0037 Ricky Stefanus Atana.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (200kB)

Abstract

Setiap perusahan pasti memiliki tujuan utama yang sama, yaitu untuk mencari laba sebanyak-banyaknya. Namun perusahaan tetap perlu memperhatikan kualitas produk mereka. Dalam usaha menjaga kualitas, perlu adaya pengendalian kualitas pada prosesnya.. Dalam upaya pengendalian kualitas, metode Six Sigma dapat digunakan. Penelitian ini dilakukan di toko roti Dyriana Semarang dimana belum adanya kebijakan pengendalian kualitas pada kue taart. Hasil produksi dari bagian kue taart masih banyak yang cacat sehingga diperlukan adanya pengendalian kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah supaya dapat menentukan perancangan pengendalian kualitas pada produk kue taart toko roti Dyriana Semarang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data didapat melalui hasil dokumentasi, observasi, dan wawancara. Untuk menentukan rancangan pengendalian kualitas, perlu adanya langkah DMAIC (Define,Measure, Analyze, Improve, Control). Define digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada. Measure digunakan untuk menentukan CTQ dan menghitung DPMO yang berguna untuk baseline kinerja dari perusahaan. Analyze merupakan tahap melakukan analisa terhadap akar penyebab masalah yang terjadi. Kemudian tahap Improve untuk merancang tindakan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas, menggunakan 5W-2H. dan terakhir adalah Control, yaitu tahap mengetahui upaya apa saja yang berhasil kemudian dijadikan pedoman standar perusahaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Quality
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Management
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 05 Jul 2018 07:04
Last Modified: 05 Jul 2018 07:04
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/16368

Actions (login required)

View Item View Item