RANCANGAN MINIMASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI DRESS PADA CV NYWAN GARMINDO DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA

RIVALDI, SAMUEL ARDIYAN (2017) RANCANGAN MINIMASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI DRESS PADA CV NYWAN GARMINDO DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img] Text (COVER)
13.30.0094 Samuel Ardiyan Rivaldi - COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
13.30.0094 Samuel Ardiyan Rivaldi - BAB I.pdf

Download (320kB)
[img] Text (BAB II)
13.30.0094 Samuel Ardiyan Rivaldi - BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (497kB)
[img] Text (BAB III)
13.30.0094 Samuel Ardiyan Rivaldi - BAB III.pdf

Download (473kB)
[img] Text (BAB IV)
13.30.0094 Samuel Ardiyan Rivaldi - BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
13.30.0094 Samuel Ardiyan Rivaldi - BAB V.pdf

Download (155kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
13.30.0094 Samuel Ardiyan Rivaldi - DAPUS.pdf

Download (263kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
13.30.0094 Samuel Ardiyan Rivaldi - LAMPIRAN.pdf

Download (267kB)

Abstract

Waste adalah aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah dalam sebuah proses produksi sehingga harus dikurangi atau dihilangkan. CV Nywan Garmindo adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang garmen yang memproduksi dress anak-anak. Pada proses produksi CV Nywan Garmindo masih teridentifikasi beberapa waste. Oleh karena itu penelitian ini berutujuan untuk mengidentifikasi waste yang terjadi serta memberikan rancangan minimasi waste untuk bisa meningkatkan efektifitas serta efisiensi proses produksi perusahaan. Lean six sigma adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi serta merancang minimasi waste untuk suatu proses produksi. Metode ini dilakukan dengan dengan tahap DMAIC seperti dengan langkah pada six sigma. Beberapa alat analisis digunakan dalam lean six sigma seperti PAM, dan VSM untuk mengidentifikasi waste. Kemudian diagram ishikawa dan FMEA untuk menganalisis sebab-akibat dari waste dan memberikan rancangan minimasi. Dari hasil identifikasi waste yang dilakukan, teridentifikasi ketujuh waste yaitu defect, overproduction, waiting time, excessive transportation, excessive inventories, unnecessary motion, dan excessive processing. Rancangan minimasi diprioritaskan pada pemberian pelatihan dan pengawasan tenaga kerja untuk meningkatkan kualitas manusia, perbaikan metode kerja disetiap divisi agar tidak menimbulkan aktivitas tambahan pada divisi lain, pengaturan layout sistem produksi untuk mengefisienkan pergerakan material, serta penggunaan proyeksi penjualan untuk menentukan jumlah produksi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 658 Management > Production Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Management
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 23 May 2018 04:17
Last Modified: 23 May 2018 04:17
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/16069

Actions (login required)

View Item View Item