KAJIAN PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANA TINDAK PIDANA TERORISME (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS 1 SEMARANG)

Himawan, Erza (2017) KAJIAN PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANA TINDAK PIDANA TERORISME (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS 1 SEMARANG). Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text (COVER)
11.20.0078 Erza Himawan COVER.pdf

Download (591kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
11.20.0078 Erza Himawan BAB I.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
11.20.0078 Erza Himawan BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img]
Preview
Text (BAB III)
11.20.0078 Erza Himawan BAB III.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
11.20.0078 Erza Himawan BAB IV.pdf

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
11.20.0078 Erza Himawan DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
11.20.0078 Erza Himawan LAMPIRAN.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penulisan hukum dengan judul "kajian pembebasan bersyarat bagi narapidana tindak pidana terorisme (studi kasus di lembaga pemasyarakatan kelas 1 semarang) bertujuan untuk mengetahui mengapa narapidana tindak pidana terorisme berhak mendapatkan pembebasan bersyarat, mengetahui pelaksanaan pembebasan bersyarat bagi narapidana tindak pidana terorisme, mengetahui hambatan-hambatan yang ditemui petugas lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pembebasan bersyarat bagi narapidana tindak pidana terorisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Obyek penelitian adalah narapidana terorisme yang mendapatkan pembebasan bersyarat, berkas-berkas pembebasan bersyarat, petugas lembaga pemasyarakatan. Pengumpulan melalui studi pustaka dan wawancara, dengan metode analisis data adalah analisis kualitatif, karena data yang digunakan sifatnya diskriptif. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa narapidana tindak pidana terorisme tetap berhak mendapatkan pembebasan bersyarat. Pelaksanaan pembebasan bersyarat dibagi menjadi 4 tahapan, pertama menyiapkan kelengkapan syarat substantif dan administratif, kedua pengajuan sidang tim pengawas pemasyarakatan (TPP). Ketiga penyusunan dan pengiriman berkas usulan pembebasan bersyarat dan keempat pelaksanaan pembebasan bersyarat. Kesimpulan pemberian pembebasan bersyarat bagi narapidana terorisme berbeda dengan pemberian pembebasan bersyarat bagi narapidana umum. Dalam pelaksanaan pemberian pembebasan bersyarat terdapat syarat administrative yang di dalamnya adanya program deradikalisasi, bertujuan untuk mengembalikan narapidana terorisme mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
300 Social Sciences > 340 Law > 346 Private Law
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 03 Oct 2017 06:31
Last Modified: 03 Oct 2017 06:31
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/14876

Actions (login required)

View Item View Item