ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM

SUSANINGRUM, NURMA AYU (2005) ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM. Other thesis, Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
99.60.0774 Nurma Ayu Susaningrum COVER.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
99.60.0774 Nurma Ayu Susaningrum BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text (BAB II)
99.60.0774 Nurma Ayu Susaningrum BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img] Text (BAB III)
99.60.0774 Nurma Ayu Susaningrum BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text (BAB IV)
99.60.0774 Nurma Ayu Susaningrum BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB)
[img] Text (BAB V)
99.60.0774 Nurma Ayu Susaningrum BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.60.0774 Nurma Ayu Susaningrum DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (77kB) | Preview

Abstract

Pertimbangan utama investor dalam mengambil keputusan untuk melakukan investasi adalah informasi yang berkaitan dengan kondisi perusahaan yang terlihat dalam kinerja keuangan perusahaan emiten. Secara teoritis variasi harga saham akan dipengaruhi oleh kinerja keuangan perusahaan disamping dipengaruhi oleh hukum permintaan dan penawaran. Harga saham merupakan harapan investor. Menurut Purnomo (1998), harga saham di pasar memberikan ukuran obyektif nilai investasi pada perusahaan. Kinerja perusahaan akan menentukan tinggi rendahnya harga saham di pasar modal. Investor diharapkan sebelum menanamkan dananya sebaiknya melihat kinerja perusahaan dari laporan keuangan yang diterbitkan secara periodik. Untuk dapat memprediksi harga saham dengan menggunakan laporan keuangan sebagai dasar utama kita membutuhkan analisis fundamental. Alat yang digunakan untuk melakukan analisis fundamental adalah rasio. Rasio keuangan yang digunakan Return On Equity (ROE), rasio ini merupakan rasio profitabilitas yang digunakan untuk mengukur laba bersih yang dihasilkan setiap ekuitas. Debt to Equity Ratio (DER), rasio ini menggambarkan perbandingan antara total hutang dengan total ekuitas perusahaan yang digunakan sebagai sumber pendanaan usaha. Earning Per Share (EPS), menggambarkan laba bersih per lembar saham. Price Earning Ratio (PER), mengukur harga pasar dari setiap lembar saham. Dan Divident Per Share (DPS), menjelaskan besarnya dividen setiap lembar saham. Penelitian ini bermaksud menguji apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara kinerja keuangan perusahaan terhadap harga saham. Penelitian ini menggunakan sampel 25 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta, dengan periode pengamatan yang digunakan adalah dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2001. Sampel perusahaan yang diperoleh merupakan perusahaan-perusahaan yang secara berturut-turut terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1999-2001, perusahaan yang melaporkan keuangannya, perusahaan yang tidak mengeluarkan Company Action dengan alasan jika perusahaan melakukan Company Action maka dikhawatirkan yang mempengaruhi harga saham itu bukannya kinerja keuangan melainkan faktor action tersebut, dan perusahaan yang secara berturut-turut membagikan dividen pada tahun 1999- 2001. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan termasuk rasio keuangan. Metode statistik yang dilakukan adalah uji asumsi klasik, antara lain adalah uji Multikolinearitas untuk mengetahui apakah dalam model regresi terdapat hubungan (korelasi) antar variabel bebas. Adanya gejala Multikolinearitas dapat diketahui dari nilai Tolerance yang lebih kecil dari 0,10 dan nilai VIF yang lebih besar dari 10. Uji asumsi klasik yang kedua adalah uji Heteroskedastisitas, bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian variabel bebasnya. Uji Heteroskedastisitas dilakukan dengan menggunakan diagram Scatterplot. Dari grafik Scatter Plot terlihat titiktitik menyebar secara acak serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka nol pada sumbu Y. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi Heteroskedastisitas pada model regresi, sehingga model regresi layak dipakai untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan perusahaan terhadap harga saham. Uji yang ketiga adalah uji Autokorelasi yang bertujuan menguji apakah dalam suatu variabel regresi ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan periode t- 1 (sebelumnya). Uji yang dilakukan adalah uji Durbin-Watson. Pengujian yang terakhir adalah uji Normalitas untuk melihat apakah data yang digunakan normal atau tidak. Uji Normalitas ini menggunakan grafik Normal Plot dan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan hasil pengujian probabilitas yang diharapkan lebih besar dari 0,05. Jika ternyata data tidak normal maka data yang tidak normal itu harus dikeluarkan. Metode statistik yang digunakan untuk menguji pengaruh antara variabel bebas (ROE, DER, EPS, PER, dan DPS) terhadap variabel terikat (harga saham) adalah regresi berganda. Uji signifikansi dilakukan pada taraf 5%. Hasil probabilitas di setiap uji regresi kurang dari 0,05, dapat disimpulkan bahwa hasilnya adalah signifikan. Hasil regresi yang diperoleh dari pengujian yang dilakukan, kinerja keuangan yang tercermin dalam rasio-rasio keuangan (ROE, DER, EPS, PER, dan DPS) sebagai variabel bebas secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan pada taraf 5% terhadap harga saham sebagai variabel terikat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 658 Management > Financial management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 05 May 2017 06:51
Last Modified: 05 May 2017 06:51
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/14085

Actions (login required)

View Item View Item