PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL : KULTUR ORANISASIONAL DAN BUDAYA PATERNALISTIK SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI SEMARANG)

SULISTIANINGTYAS, PRAMESTHI (2003) PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL : KULTUR ORANISASIONAL DAN BUDAYA PATERNALISTIK SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI SEMARANG). Other thesis, Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
99.60.0713 Pramesthi Sulistyaningtyas COVER.pdf

Download (159kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
99.60.0713 Pramesthi Sulistyaningtyas BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB II)
99.60.0713 Pramesthi Sulistyaningtyas BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (193kB)
[img] Text (BAB III)
99.60.0713 Pramesthi Sulistyaningtyas BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[img] Text (BAB IV)
99.60.0713 Pramesthi Sulistyaningtyas BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB)
[img] Text (BAB V)
99.60.0713 Pramesthi Sulistyaningtyas BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.60.0713 Pramesthi Sulistyaningtyas DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
99.60.0713 Pramesthi Sulistyaningtyas LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Adanya perubahan dunia bisnis yang semakin dinamis dan lingkungan yang makin kompetitif. Untuk dapat terus bersaing dan mempertahankan keunggulan kompetitifnya maka manajemen perusahaan dirasa perlu untuk mengembangkan inovasi baru. Juga penyesuaian kebijakan yang berdampak pada peningkatan kinerja perusahaan. Dan salah satu alatnya adalah dengan anggaran. Partisipasi manajer dalam penyusunan anggaran, akan menimbulkan inisiatif bagi mereka untuk menyumbangkan ide dan informasi, meningkatkan kebersamaan dan merasa memiliki, sehingga kerjasama di antara anggota dalam mencapai tujuan juga ikut meningkat. Pengaruh anggaran terhadap kinerja manajerial juga dipengaruhi oleh kultur organisasional perusahaan dan budaya paternalistik yang dianut masing-masing individu manajer. Kultur organisasioanl yang berorientasi pada orang akan memicu partisipan penganggaran partisipatif untuk meningkatkan kinerja manjerialnya. Karena adanya sikap positif perusahaan yang menilai karyawannya tidak hanya berdasarkan hasil kerja. Demikian halnya dengan budaya paternalistik yang ada pada masing-masing individu manajer. Tingginya budaya paternalistik akan berdampak negatif terhadap penerapan penganggaran partisipatif untuk meningkatkan kinerja manajerial. Hal ini disebabkan kuatnya sifat keengganan mengungkapkan ide, gagasn dan menganggap atasan sebagi orang yang lebih tahu yang seharusnya membimbing mereka. Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka perlu dibuktikan apakah kultur organisasional dan budaya paternalistik berpengaruh terhadap efektivitas partisipasi penyusunan anggaran dalam peningkatan kinerja manajerial. Berdasarkan teori dan beberapa penelitian terdahulu dapat dirumuskan hipotesis yang berkaitan dengan permasalahan tersebut diatas, yaitu partisipasi yang tinggi dalam penyusunan anggaran akan mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja manajerial pada kultur organisasinal yang berorientasi pada orang. Dan partisipasi yang tinggi dalam penyusunan anggaran akan mempunyai pengaruh negatif terhadap kinerja manajerial pada manajer berbudaya paternalistik tinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah para manajer (lini manager, middle manager, top manager) perusahaan manufaktur berskala besar di Semarang dan yang terdaftar di Direktori Industri Biro Pusat Statistik 2002. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Quota sampling, dimana penulis menentukan jumlah sampel yang dibutuhkan minimal 50 responden. Dari 182 kuesioner yang diantar langsung kepada perusahaan responden, manajer yang mengembalikan jawabannya adalah 111 (60,98%) kuesioner. Yang digunakan dalam analisa data adalah 100 (54,94%) kuesioner sedangkan 11 kuesioner tidak dipergunakan karena jawabannya tidak lengkap. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari jawaban responden pada kuesioner yang dikirimkan secara langsung ke perusahaan responden. Untuk variabel partisipasi penyusunan anggaran skor 1 adalah untuk partisipasi yang tinggi dan skor 7 untuk partisipasi rendah. Kultur organisasional memiliki skor 7 untuk orientasi pada pekerjaan dan skor 1 untuk orientasi pada orang (hal ini mengalami proses recode). Budaya paternalistik dan kinerja manajerial skor jawaban tertinggi adalah 7 dan terendah adalah 1. Sebelum melakukan analisis data, peneliti melakukan uji validitas dan uji reliabilitas terhadap 50 kuesioner yang pertama kali kembali untuk menunjukkan sejauh mana kuesioner tersebut dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Dari hasil uji validitas dengan bantuan SPSS tampak bahwa nilai r hitung > r tabel (0,279) maka instrumen variabel penelitian tersebut adalah valid. Untuk uji reliabilitas yang juga dilakukan dengan bantuan SPSS menunjukkan bahwa semua variabel penelitian adalah reliabel karena nilai alphanya mendekati satu. Regresi yang digunakan untuk menganalisa data adalah regresi berganda, dan didapat persamaan: Y = 47,263 – 0,347X1 - 0,122X2 – 4,318E-02X3 + 0,281[(X1- X2)] + 0,134[(X1-X3)]. Sig t untuk interaksi partisipasi dengan kultur organisasional sebesar 0,029 yang berarti hipotesis alternatif 1 diterima. Interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dengan budaya paternalistik menunjukkan koefisien regresi yang positif sebesar 0,240 yang berarti hipotesis alternatif 2 ditolak. Nilai adjusted R2 = 0,126% yang menjelaskan perubahan kinerja oleh variabel independen yang ada. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah kultur organisasional berorientasi pada orang (people oriented) mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap partisipasi penyusunan anggaran dalam peningkatan kinerja manajerial. Kesimpulan ini mendukung hasil penelitian Supomo dan Indriantoro (1998), Indriantoro (2000). Sedangkan budaya paternalistik tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap partisipasi penyusunan anggaran dalam peningkatan kinerja manajerial. Kesimpulan ini bertolak belakang dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Reni Mustikawati (1999).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 657 Accounting > Accounting Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 04 May 2017 08:10
Last Modified: 04 May 2017 08:10
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/14062

Actions (login required)

View Item View Item