PRAKTEK PENGUNGKAPAN AKUNTANSI SOSIAL PADA LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN HIGH PROFILE DAN LOW PROFILE STUDI KASUS PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA

WATKEN, SUSAN ANE MARIA (2004) PRAKTEK PENGUNGKAPAN AKUNTANSI SOSIAL PADA LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN HIGH PROFILE DAN LOW PROFILE STUDI KASUS PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA. Other thesis, Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
97.60.0488 Susan Anne Maria Watken COVER.pdf

Download (187kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
97.60.0488 Susan Anne Maria Watken BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[img] Text (BAB II)
97.60.0488 Susan Anne Maria Watken BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[img] Text (BAB III)
97.60.0488 Susan Anne Maria Watken BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[img] Text (BAB IV)
97.60.0488 Susan Anne Maria Watken BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (107kB)
[img] Text (BAB V)
97.60.0488 Susan Anne Maria Watken BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (70kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
97.60.0488 Susan Anne Maria Watken DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (69kB) | Preview

Abstract

Dengan berkembangnya dunia usaha yang semakin pesat dewasa ini maka persoalan yang dihadapi oleh perusahaan akan semakin banyak dan semakin sulit. Pada tingkat perkembangan tertentu salah satu persoalan yang dihadapai oleh perusahaan dalam menjalankan operasinya adalah dituntutnya perusahaan untuk memperhatikan dampak lingkungan sosial baik secara langsung maupun tidak langsung serta memperhatikan kesejahteraan bagi para penyerta (stakeholders) yang terlibat baik secara langsung maupun secara tidak langsung terhadap operasional perusahaan. Melalui laporan keuangan yang disajikan secara berkala ini, pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengetahui kinerja dan kemampuan serta dampak yang di timbulkan dari kehadiran perusahaan. Pelaporan keuangan pada dasarnya dimaksudkan untuk menyediakan informasi keuangan yang akan digunakan oleh pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Dalam hal ini, pengungkapan yang bersifat wajib maupun sukarela memegang peranan penting dalam penyampaian informasi kepada para pemakai laporan keuangan yang antara lain terdiri dari para pemilik perusahaan (investor, kreditur ), manajer atau pimpinan perusahaan, calon investor, kreditur, pemerintah, dan kini meluas kepada karyawan, konsumen, pemasok, pelanggan, para pesaing, lingkungan masyarakat sekitar serta serikat pekerja (stakeholders). Oleh karena itu, seringkali perusahaan memutuskan untuk melakukan pengungkapan sosial ini secara sukarela walaupun dalam prakteknya terdapat kecenderungan pengungkapan informasi sosial ini hanya difokuskan untuk informasi yang bersifat positif.. Dalam penelitian ini peneliti ingin melihat bagaimana praktek pengungkapan sosial yang dilakukan oleh perusahaan serta perbandingan praktek pengungkapan antara kelompok industri high profile dan low profile yang terdaftar di BEJ. Penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan di seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang menyampaikan laporan tahunan untuk tahun 2002 dan melakukan pengungkapan social. Perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini meliputi seluruh klasifikasi industri, yaitu; Agricultur mining, Property, real estate and nuilding consruction, infrastructure, utilities, and transportation, finance, trade, service, investasi, consumer goods, industry, basis industry, chemicals, and miscella negus industry. Dengan menggunakan metode penarikan sampel acak terstruktur (stratified random sempling) 66 perusahaan menjadi objek dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode content analysis untuk melihat dan menganalisis praktek pengungkapan sosial yang telah di lakukan oleh masing-masing perusahaan berdasarkan tingkat pengungkapan sosial dalam laporan tahunan perusahaan. Untuk nenunjang pelaksanaan penelitian peneliti telah menyusun suatu daftar pengungkapan sosial di mana daftar ini memuat 47 item pengungkapan yang terbagi atas empat proksi yaitu tema kemasyarakatan, tema konsumen, tema ketenagakerjaan, dan tema lingkungan. Daftar ini merupakan suatu komplikasi daftar pengungkapan sosial yang diambil oleh peneliti dari berbagai sumber yang akan ditelusuri ke laporan keuangan perusahaan. Setelah itu peneliti akan menguji perbedaan pengungkapan oleh kedua kelompok industri yang diteliti dengan menggunakan instrumen statistik Uji t. Berdasarkan uji t menunjukkan nilai t adalah 3,404 pada tingkat signifikan 0,001 yang berarti lebih kecil dari 0,05, maka Hipotesis alternatif H1 diterima artinya terdapat perbedaan yang signifikan pengungkapan sosial pada laporan tahunan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan high profile dan low profile. Bila dilihat dari industri tema ketenagakerjaan juga menempati urutan teratas, baik pada industri high profile maupun industri low profile. Pada industri high profile item yang diungkapkan pada tema ini mencapai 165 item dari 241 item, sedangkan pada industri low profile terdapat 117 dari 147 item. Kemudian diikuti oleh tema kemasyarakatan lingkungan dan konsumen yaitu berturut-turut sebesar 55 item, 28 item dan 23 item.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 657 Accounting
> 650 Management > 657 Accounting > Financial reports
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 03 May 2017 02:32
Last Modified: 03 May 2017 02:32
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/13894

Actions (login required)

View Item View Item