PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DITINJAU DARI PERATURAN MENTERI KESEHATAN NO. 97 TAHUN 2014 TENTANG PELAYANAN KESEHATAN MASA HAMIL DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG

Kusumawati, Fiara (2016) PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DITINJAU DARI PERATURAN MENTERI KESEHATAN NO. 97 TAHUN 2014 TENTANG PELAYANAN KESEHATAN MASA HAMIL DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG. Masters thesis, UNIKA SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
13.93.0053 Fiara Kusumawati COVER.pdf

Download (506kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13.93.0053 Fiara Kusumawati BAB I.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text
13.93.0053 Fiara Kusumawati BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (545kB)
[img]
Preview
Text
13.93.0053 Fiara Kusumawati BAB III.pdf

Download (373kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13.93.0053 Fiara Kusumawati BAB IV.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13.93.0053 Fiara Kusumawati DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (354kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13.93.0053 Fiara Kusumawati LAMPIRAN.pdf

Download (370kB) | Preview

Abstract

Salah satu indikator untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat adalah angka kematian ibu. Jumlah kematian ibu tiap tahun semakin meningkat dan tidak terkecuali di Kota Semarang. Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 97 tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Masa Hamil dengan tujuan agar pelayanan kesehatan bagi ibu hamil bisa lebih baik lagi dan dapat menurunkan angka kematian ibu. Dalam peraturan tersebut mengatur mengenai kelas ibu hamil sebagai upaya kesehatan bagi ibu hamil yang bersifat promotif preventif dengan melibatkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan hukum yang mengatur kelas ibu hamil dan pelaksanaan kelas ibu hamil di Puskesmas Kota Semarang serta hambatan dan cara mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan yuridis sosiologis, spesifikasi penelitian deskripsi analitis. Data yang digunakan data primer (studi lapangan, wawancara dan observasi) dan data sekunder. Teknik pengambilan sampling dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) Kota Semarang sudah melaksanakan kelas ibu hamil dengan menggunakan pedoman pelaksanaan kelas ibu hamil 2014. Enam Puskesmas PONED Kota Semarang sudah memiliki perwakilan fasilitator yang sudah terlatih yaitu bidan dan tenaga gizi. Pelaksanaan kelas ibu hamil bekerjasama dengan lintas sektoral. Masih kurangnya peran serta suami atau keluarga dalam kelas ibu hamil. Pendanaan dalam kelas ibu hamil mengunakan dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan). Petugas Surveilans Kesehatan lebih berperan dalam pemberian materi dibanding dengan fasilitator yang sudah terlatih. Kesimpulannya adalah kelas ibu hamil hanya bagian hulu atau tidak langsung dalam menurunkan angka kematian ibu karena pelaksanaannya masih ada ketidaksesuaian dengan pedoman kelas ibu hamil 2014. Pedoman kelas ibu hamil bukan merupakan produk hukum yang mengikat sehingga pelaksanaan di lapangan kurang berkualitas dan beragam. Hambatan yang ditemui adalah struktural, substansi, dan budaya. Kata Kunci : Pelaksanaan, Kelas Ibu Hamil, Angka Kematian Ibu, Pelayanan Kesehatan, Puskesmas.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
300 Social Sciences > 350 Public administration & military science > Government Policy
Divisions: Graduate Program in Master of Law
Depositing User: Mr Ignatius Eko Budi Setiono
Date Deposited: 30 Mar 2017 07:55
Last Modified: 30 Mar 2017 07:55
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/13444

Actions (login required)

View Item View Item