ANALISIS DISTRIBUSI LABA DAN DISTRIBUSI NILAI TAMBAH SEBAGAI PENDUKUNG LAPORAN KEUANGAN (Studi Kasus pada PERUMKA DAOP V PURWOKERTO)

WIDYAWATI, BERNADETTA RENI (2000) ANALISIS DISTRIBUSI LABA DAN DISTRIBUSI NILAI TAMBAH SEBAGAI PENDUKUNG LAPORAN KEUANGAN (Studi Kasus pada PERUMKA DAOP V PURWOKERTO). Other thesis, Fakultas Ekonomi Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
94.60.0150 Bernadetta Reni Widyawati COVER.pdf

Download (231kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
94.60.0150 Bernadetta Reni Widyawati BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)
[img] Text (BAB II)
94.60.0150 Bernadetta Reni Widyawati BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text (BAB III)
94.60.0150 Bernadetta Reni Widyawati BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
[img] Text (BAB IV)
94.60.0150 Bernadetta Reni Widyawati BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] Text (BAB V)
94.60.0150 Bernadetta Reni Widyawati BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
94.60.0150 Bernadetta Reni Widyawati DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
94.60.0150 Bernadetta Reni Widyawati LAMPIRAN.pdf

Download (743kB) | Preview

Abstract

Akhir - akhir ini ter1ihat kecendenmgan yang menglmgkapkan babwa keberadaan Badan Usaha Milik Negara mulai mendapat sorotan berkenaan dengan efisiensi usaba yang dilakukannya. Efisiensi merupakan fabor yang sarna sekali tidak boleh dipisahkan dari pengelolaan suatu badan usaha, namun pertimbangan masalab efisiensi seringkali terbentur pada tujuan utama ( misi ) yang diemban. Dikaitkan dengan pengukuran efisiensi usaha Badan Usaha Milik Negara perlu kiranya dipahami misi Badan Usaha Milik Negara yang se1ama ini diembannya sehingga pengukuran tersebut mencerminkan Badan Usaha Milik Negara yang sesungglUmya. PERUMKA merupakan salah satu BUMN yang menjalankan usaha dibidang jasa transportasi dan menyediakan pelayanan ,agi kemanfaatan wnum. Sebagai Badan U saha Negara PERUMKA memoru al status ganda dalam kegiatan operasinya. Se1ain diharapkan un~ enaapat keunnmgan lZrQ It oriented) yang tercerrnin dalam Laporan ke gan, juga sebagai agent of a 1£.1 . 'Pmenl ( agen pembangunan) sebagai misi sosialny,a. Baik laba maupun Nilai Tamb , sarna-sarna berfungsi sebagai uku ' penciptaan kekayaan ( wealth creat 'on) elama suatu periode tertentu. Nam~ ' asing-masing mempunyai tujuan yang berbeda. erlakuan akuntansi atas laba me Yiratkan suatu penekanan atas kekayaan ang aici takan bagi pemilik perusahaan. Sedangkan konsep liai Tambah mengukur 'lee ,ayaan yang diciptakan 0 eh uatu pemitraan, seb , . aIat tambalian dengan sudut pandang " enterp 'se concept ", dimana/ stakeholders dip dang memiliki kedudukan yang sa dan upaya me~ilkah la a perusahaaan ~ang menjadi hak stakeholders dan untuk me I getah,ui ~stribusi laba yang telab diciptakan bagi stakeholders maup stockholders. Konsep 1ab~ ang ilihat dari Nilai Twnbab yang diciptakan perusahaan menekankan kepada xeadilan dan kese'a teraan bersama dalam sua · organisas perusahaan. D konte s ini sahaan dipandang sebagai s ' atu institusi social ' socl81 inStitutio ' ) tanpa gurangi kesatuan ekonominya g harus mempertah dan men bangkan keberadaannya. / Berdasarkan analisis ilai Tambah yang diterapkan terluidap PERUMKA DAOP V PURWOKERTO 'ode 1995-1998 d pel di 'k kesimpulan bahwa laporan Nilai Tambah pentmg di~ et)agai pelengkap Laporan Keuangan, terutama ootuk rnendampingi La}5Oran Laoa Rugi Konvensional. Laporan Nilai Tambah dapat menginforrnasikan fungsi ganda PERUMKA, sebagai BUMN yaitu mencari keuntungan dan roenjalankan tugas-tugas sosialnya. Kesimpulan dari analisis terhadap laporan Nilai Tambah PERUMKA DAOP V PURWOKERTO tersebut adalah pada dasamya Nilai Tambah yang diciptakan akan sejalan dengan keuntungan yang dicapai PERUMKA dengan usaha-usaha produktifnya. Tabun 1996 dan 1998 mengalami penurunan. Karena tahun 1996 laba menurun dan tahun 1998 PERUMKA mengalami kerugian. Dari laporan Nilai Tambah dapat diketabui distribusi terhadap masingmasing penyerta adalab, Penerima distribusi terbesar adalab pegawai. Tahun 1995 sebesar 68 %, tabun 1996 menerima 74 %, taboo 1997 sebesar 73 % yang merupakan kekuatan utama Perumka dalam menjalankan aktivitas usahanya. Penerima distribusi kedua adalah perusahaan untuk rein vestasi sebesar 15,5 % untuk tahun 1 995, 13 % T ahun 1996 dan 1997. Ketiga adalah pemerintah yaitu 15 % lmtuk tahun 1995,12 % tahun \996 dan 12,5 % Tahun 1997 dan seJanjutnya masyarakat rata-rata menerima distI1busi sebesar 1,3 % dalam hal ini adalah Pengusaha Golongan Ekonomi Lemah dan Dana Sosial & Pendidikan yang menerima distribusi dalam bentuk dana pembinaan. Pemberian dana ini seja1an dengan peningkatan atau penurunan laba usaha. Adanya konstribusi dana pembinaan kepada Pegel serta dana sosial & pendidikan ini menunjukkan hublmgan kemitraan yang erat antara PERU1vlKA dengan masyarakat Berdasarkan kesimpulan dan temuan dalam penelitian ini, maka dapat diberikan bebarapa saran kepada : . Pemerintah , mengingat Laporan Nilai Tambah dapat mencerminkan Laporan pertanggungjawaban dibidang sosia1 bagi badan usaha, rnaka PERUMKA sebagai salah satu BUMN utama yang merupakan andalan dalam menghasilkan aliran kas urntuk pemerintah Republik Inaonesia supaya dapat· menyertakan Laporan Nilai Tambah sebaga! len pang mentIain · in~ penyajian Laporan Laba Rugi Konvensional. Perusahaan, info mengukur hak-hak yan masyarakat, laporan in apat dijadikan bahan pertimb gan dalam engambilan keputusan yang te1all mempertimbangkan kept;ptingan banyak l1ihak. Bagi karyawan, lapo(3 Nl ai 'fam. ah dapat · ~\ljngJqltkan motivasi kerja arena menekankan kemitraan ant alia PERUM A engan manajemen dan para tenaga kerja. Demi tercip iYa rasa: yang leb' berkeadtlan disarankan agar Pl£RJUMKA menyertakan laporan lNilai T bah dalam lapomt'tabunannya, meskipunlum ada ketentuan resmi yang mengaFya. Sehingga informasi laporan keuan~ tahunan PERUMKA akan bib relevan dan akan 1eblli informatif, tida¥ hanya a · para apenyedia ekuitas saja tetapijuga kepada para penyerta yang Ie ililuas. Laporan N1TI' Tambah meiDililG beberapa Kc1ebihan yaitu orientasi pelaporan tidak hanya ada shareholders pemegang saha ~ tetapi meluas kepada para Stakeholders (para penyerta . Jad! dengan t.ap,or Nilai T Dab sebagai pelengkap Laporan Laba Ru~ Konvensiol1al daflat menunjukkan pala kemitraan yang memandang suatu instiWsi merup~an wa ah ]s.erjasama area penyerta dengan tugas masing-masing untuk engembangkan usaha bersam . endekatan ini akan lebih rnenjamin adanya kes· 8moungan;- karena aporan Nilai Tambah mengacu pada kelangsungan hidup diri serta ling!( an so sial yang lebib luas dan menyeluruh. Dengan demikian untuk lebib dapat menjamin kepentingan PERUMKA, sebagai badan usaha maka akan 1ebih baik jika PERUMKA seCara sadar dan konsisiten menerapkan Laporan Nilai Tambah Sebagai Bagian dari praktek pelaporan keuangannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 657 Accounting > Financial reports
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 30 Mar 2017 05:54
Last Modified: 30 Mar 2017 05:54
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/13021

Actions (login required)

View Item View Item