PENERAPAN ANALISIS TREND DALAM MENYUSUN PROYEKSI RASIO LIKUIDITAS DAN RASIO RENTABILITAS PERUSAHAAN (Studi Kasus Pada PT. Dragon Prima Farma Semarang)

RAHARDJO, ADI PURNAMA (1999) PENERAPAN ANALISIS TREND DALAM MENYUSUN PROYEKSI RASIO LIKUIDITAS DAN RASIO RENTABILITAS PERUSAHAAN (Studi Kasus Pada PT. Dragon Prima Farma Semarang). Other thesis, Fakultas Ekonomi Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
94.60.0134 Adi Purnama Raharjo COVER.pdf

Download (251kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
94.60.0134 Adi Purnama Raharjo BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img] Text (BAB II)
94.60.0134 Adi Purnama Raharjo BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text (BAB III)
94.60.0134 Adi Purnama Raharjo BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img] Text (BAB IV)
94.60.0134 Adi Purnama Raharjo BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (731kB)
[img] Text (BAB V)
94.60.0134 Adi Purnama Raharjo BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
94.60.0134 Adi Purnama Raharjo DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
94.60.0134 Adi Purnama Raharjo LAMPIRAN.pdf

Download (450kB) | Preview

Abstract

Pada umuumya suatu perusahaan didirikan dengan maksud agar perosahaan dapat berkembang serta mampu menjaga kelangsungan usahanya di tengah kondisi persaingan yang semakin ketat dewasa inl. Seiring dengan perkembangan perusahaan tersebut, rnenyebabkan kebutuhan akan dana juga semakin besar. dimana kebutuhan ini tidak lagi hanya berasal dari laba maupun penyertaan modal pemilik, akan tetapi juga diperoleh melalui pinjaman (hutang). bailt berupa hutang jangka pendek maupun hutang jangka I?snj ang. Sehuhungan dengan penggunaan modal pinjaman' ini, ma ka salah satu faktor penting yang periu diperhatiitan ~anajemen da lam menjalankan ~erk ahaan adalah likuid itas atao tingkat kelDampuan perus ~ dalam menlet:uhi at:au membayar hutang - hutan~'f!·· .It - P)nde.'kn ~: Likuid itas IIlerupakan in dikato~m g~nal kemalIlPuan 1;uN.:u perusahaan untuk membayar seruu ~aj iba:n fi n al1'Si~l jah'l!t" pendeknya pada saat j atuh ~.e.mpo denean eJ1.gg nak ao ak' va lancal' yang tel'sed i a ~s8 'msudd 1. 994: 41 _ eg.a tu en tingnya a.spek likuid itas i se -ngga ~ ksi stens e r usa aan aka n disangsikan ~ a p usaha a'n id a~ la~ be ~mpuan cukup untuk ~ ayar r-e<.laj it,lan ;ewaj iban ' jangka e ndt::k pada tanggal J uh t p onya CH anto. 1965 t?5) Ka] a u perllsahaan s ud lllJ.§n njukl~alJ... k ~ tid~km ampuan a l ai jangka p endek, maka udah ha!Jlpi - dfiP dip tik bahHa perusahaan t eIi but ~I\n Iteng al a m~ aul: "1l;an yan ] ebih besar dalam . gka ap jang. S""e l a l n "las ~al likl~ i t as, perlu juga · perha ikan keiffimpuan pe ru allaanl d ahl.1o menghasilkan 1 e,. J menginga laba. rrre r upak n ;J8 ~ J satu sumber dana : /lng lIl ~n ntuk~flgi ~e "lgSU~ usaha perusahaan di rna ~ng a k n d_atan~ Untuk me mpero'b pemaha a..rua~>e" ib je~~ Inengen a j kemampuan li kuidita dan r e 7 tabiT itas perJ.~/:;~aan. Illaka perlu dilakukan a .1 i5is terthl.dap ,..l a~ an keuangan \ pe rusahaan, dimana uk ng ser~i.:g nakan dalam anal isis laporsn keuan d h"Las io likuiditas dan rasio rentabi l itas. PT. Dragon Prima Farma Semarang merupakan suatu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri ( far-masi khususnya dengan memproduksi abat- obatan bagian luar. yaitu obat-obatan yang tidak untuk diminum, sepertj. menthol. balsemJ minyak kayu putih. dan lain-1ain_ Se1ama tahun 1994 saml?ai dengan 1998 . tingkal: kemampuan likuiditas dan rentabilitas perusahaan cenderung lIlengalami penurunan. Hal ini dapat dilihat dart rasio likuiditas perusahaan. khususnya untuk rasio cair (acid test ratio) dan dari rasio rentabilitas perusahaan yang oenderune mengalami penurunan setiap tahunnya. Dengan melihat kondisi ini. maka akan lebih baik bagi perusahaan apabila selain secara periodik (setiap akhir tahun buku) menghitung rasio likuiditas dan rasio rentabilitas untuk tahun berjalan. perusahaan juga menyusun prayeksi rasio likuiditas dan rentabilitas untuk mas a yang akan datang . Sehubungan dengan itu, ~aka dalam menyusun skripsi lnl peneliti men c oba untuk menerapkan "anal isis trend sebagai salah satu c ara yang mungkin dapat dite rapkan perusahaan dalam menyusun proyeksi rasionya. Adapun perumusan masalah yang dapat dikemukakan disini adalah "Seherapa besar kemampuan likuiditas dan rentabilitas perusahaan untuk masa yang akan datang dilihat dari proyeksi rasio likuiditas dan rasio rentabilitasnya yang disusun berdasarkan analisis trend ?. Hengingat luasnya permasalahan yang diteliti. maka peneliti melakukan pembatasan masalah pada periode data yang diteliti. yaitu neraca dan lapotan rugi laba selama iima tahun, dari t a hun 1994 sampai dengan 1998 . Melalui penelitian ini, diketahui bagaimana kemampuan l ikuiditas dan perusahaan untuk tahuo 1999 dan 2000 di ·:ha. s- asia likuiditas dan rasio rentab· disus berdasarkan analis is tr end. Agar tu juan p ~elitran ·n i a~at t e~capa perlu dilakukan an alist~ dat a. ta-d. ta yanfl digu~_ dalam penelitian ini dalah ata se kund e~ ya g te iri dari neraca, l a po - r ugi 1 ba serta _ af tar r~si,.Q 1 "~i ditas dan rentab ill" ,. tabu 1994 s UlP,,'l. d ensan 1~98. .,. Analisis ~a y ng dilakuka d alam penelit~ n ini dibagi dalal! U ba ian, Y8!it . an lisis kutnCt it~if dan analisis kuali if. Analisis k~an 1 ai~ dis ni lakukan dengan menggu ttkan nal lsi ~ trend dan an lisi ' r asio. Dala~ analis· trend a kan d ilakui~n perhituhsan oyeksi untuk tahun 1 9 d')n doo terhadap ele",en eleme n eraca dan laporan ~gi l apa yang berhubungan den g ~ rasio likuiditas dan ntab iLitas.lrra:1f--r"h~sil perhitll.;' ~an yang diperoleh d alam a~i si tr~nd~~el~nj u~ny~ iSunakan sebas:ai dasar dal melakuka anal~s rasio¥ itu untuk menyusun proyeksi sio l ikuidiltas, yang m~ iputi rasio Ian car (curr ent rati ~,loa5i'O ~ air.. . (ae-:1 test r atio ) serta proyeksi rasi ~.n:t..t.b.ili~s, y n - liputi rasio laba kotor ( gross pro it mar~~~}. raslo laba bersih ( net profit margin ratio) , tingka p enghasil an investasi ( return on investment) dan tingkat penghasilan modal s endiri ( return on equity) untuk tahun 1999 dan 2000. Selain melakukan anal isis kuantitatif, dilaku kan in t erpretasi terhadap ras io-ras io ter s ebut mens:etahui perkembangan kemampu a n likuiditas pula untuk d an rentabilitas perusahaan tahun 1994 s ampai dengan 2000 , Berdasarkan analisis tasio li kuidi tas yang te l ah dilakukan dapa t diketahui bahwa: - Tingkat ras io lancar (current r a t i o ) p e rusahaa n untuk tahun 1994-1998 cenderung meng:;t1ami Itenaikan, deng-an tingkat rasio yang tertinggi di c apa i pad a tahun 1998 sebesar 320% . Oemikian pula untuk proye ksi tahun 1999 dan 2000, juga memperlihatkan kecen derunsan meningkat , dimana pada tahun 1999 tingkat ra s io lancar diproye ks ikan sebesar 329% , sedangkan untuk t a hun 2000 diproyeksikan sebesar 342%. Pen c apai a n tinskat rasio Ian car ini cukup tinggi bila cliba ndingkan dangan standar umumnya yang sebesar 200% dan ini menunjukkan adanya aktiva lancar perusahaan yang masih menganggur. - Tingkat rasio cair (acid test ratio) perusahaan untuk tahun 1994-1998 cenderung mengalami penurunan, dengan tingkat rasio yang tertinggi dicapai pacta tahun 1996* sebesar 141X. Untuk proyeksi tahun 1999 dan 2000, tingkat rasio perusahaan diproyeksikan relatif sarna, yaitu sebesar 133% untuk tahun 1999 dan 134% untuk tahun 2000. Bila dibandingkan dengan proyeksi rasio lancarnya, maka proyeksi tasio cair perusahaan dapat dikatakan cukup rendah. Hal ini dipengaruhi oleh adanya invest.asi yang cukup besar dalam persediaan, dimana lebih dari 50,00% dari total aktiva lancar perusahaaan adalah berupa persediaan. Apabila dilihat secara kes~ dr an, dapat diketahui bahwa tingkat rasio lan ~ar gJdicap ~ sahaan se lama periode 1994-1998 ma untuk proyeksi ba n 1999 dan 2000 selalu berad~ I at as standar umumny r y g sebesar 200X. Akan tetap£/ ya~g _ iu~. ipe~hati n disini adalah tingginy , penc~aian tingkat ras 1ancar perusahaan in i di~eDabkanlb leh tinaainya j u mlah~'rsed iaan dalam total a .~a lan6ar peru~haan. DIsh kit na itu perusahaan ps u m ngenda ik~ jumlah persedr nnya agar tidak te ~lu b sar, menlin ~t persedi an me pakan komponen aktiva anea yang kur .g l !iku id. Sedangkan erdas rkan ana si ras io rent ilitas dapat diketahu i ahwa· _ - Tingkat rasi t laba k,o to (g~OSS , profit ~ rgin r a t io) perusahaan U uk Jt nun 1994-1998 oende~png m a 1ami penurunan, di &~na ti ng k~t rasio yang tertinggi pada tahun 1~9f): sebesar 32 0"6%~ntuk ~proyeks . t ahun 1999 dan 20 j uga m mp-".'!~tl:Jj.l.tJ<a1\ kej>£~ erungan menurun. d imana ~a tahu 9~9.~lngkat sio laba kotor diproyeksikan ebesar 29,50%, dan un~ , tahun 2000 diproyeksikan sebesa 2 21%. • Tingkat rasio laba ~~ (ne~ PLe · - gin ratio) perusahaan untuk t hun 1 - - enderung mengalami penurunan. dimana tingkat rasio yang tertinggi dica~ai pada tahun 1994 sebesar 10,61%. Untuk tahun 1999 dan 2000. tingkat rasio juga cenderung mensalami penurunan, dimana pada tahun 1999, tingkat rasio diproyeksikan sebesar 9,25%. dan untuk tahun 2000 diproyeksikan sebesar 9,09X. - Tingkat penghasilan investasi (return on investment) perusahaan untuk tahun 1994-1998 cenderung mengalami fluktuasi, dimana tingkat rasio yang tertinggi dicapai pada tahun 1995 sebesar 11 ,37%. Untuk tahun 1999, tingkat rasio di~royeksikan sebesar 10,09%. sedangkan untuk tahun 2000 di~royeksikan sebesar 9.99%. - Tingkat penghasilan modal sendiri (return on equity) perusahaan untuk tahun 1994-1998 oenderung mengalami penurunan. dimana tingkat rasio yang tertinggi dicapai pada tahun 1994 sebesar 23,33%. Untuk tahun 1999, tingkat rasio diproyeksikan sebesar 15,60%, sedangkan untuk tahun 2000 diproyeksikan sebesar 14,887 Apabila dilihat secara keseluruhan. dapat diketahui bahwa tingkat rasio rentabilitas perusahaan selama periode 1994-1988 maupun untuk proyeksi tahun 1999 dan 2000 secara umum cenderung mengalami penurunan. Kecenderungan menurunnya tingkat rasio rentabilitas ini kurang ilenguntungkan bagi perusahaan apabila berlangsung t~rus menerus, karena hal ini menunjukkan bahwa kenaikan penjualan selalu diikuti oleh kenaikan total biaya (biaya produksi. biaya usaha dSll biaya bunga) dengan proporsi kenaikan yang lebih besar. Untui, itu rnaka perusallaan perlu mengatur seluruh pengeluaran biayanya sec ara lebih efisien, sehingga dellgan demikian diharapkan laba perusahaan akan dapat ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 658 Management > Marketing Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 30 Mar 2017 05:52
Last Modified: 30 Mar 2017 05:52
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/13016

Actions (login required)

View Item View Item