EVALUASI KINERJA KEUANGAN PDAM KABUPATEN DEMAK DALAM PELAKSANAAN AUDIT MANAJEMEN

ISMEINARTI, FERDINANDA SUCI (2000) EVALUASI KINERJA KEUANGAN PDAM KABUPATEN DEMAK DALAM PELAKSANAAN AUDIT MANAJEMEN. Other thesis, Fakultas Ekonomi Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
93.60.0068 Ferdinanda S. Ismeinarti COVER.pdf

Download (253kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
93.60.0068 Ferdinanda S. Ismeinarti BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text (BAB II)
93.60.0068 Ferdinanda S. Ismeinarti BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img] Text (BAB III)
93.60.0068 Ferdinanda S. Ismeinarti BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text (BAB IV)
93.60.0068 Ferdinanda S. Ismeinarti BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text (BAB V)
93.60.0068 Ferdinanda S. Ismeinarti BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (66kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
93.60.0068 Ferdinanda S. Ismeinarti DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
93.60.0068 Ferdinanda S. Ismeinarti LAMPIRAN.pdf

Download (368kB) | Preview

Abstract

PDAM (perusahaan Daerah Air Minum) Kabupaten Dernak merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah. BUMO ini adalah perusahaan yang modalnya dimiliki oleh Pemerinlah Daerah, di mana kekayaan perusahaan dipisahkan dari kekayaan negara. PDAM seperti halnya perusahaan-perusahaan lainnya mempunyai beberapa tujuan yang dirinci ke dalam sasaran-sasaran berjangka waktu tertentu. Tujuan utama PDAM adalah turut serta meJaks "",n ',oe'nbanlgunan daerob khususnya dan meningkatkan kese' tetaa-n=-s-e' rta meroen terutama dalam hal ~nuhan kelmtuhan air bersih TuJU' an lain adalah ituk mempe~laba atau I ~ perusahaan d .... ft!,.ru. terpelihara kl!IUlgoangan hidilpnya. Untuk ca!a{ tujuan _ u di atas, PDAM . Kabupaten De horus dikeJaill S<'&lra <lBs. ekano kinerja yang nIkan dapat l>erdaya---guna drui Ukuran atdilihat dari keoehatan keuan sahaan tersebul Keseha sur di mana n dan kesehatan keuangan, agar dapat dikelahui apakah sumber daya dan dana yang ada t..Iah digunakan secara efisien, ekonomis dan efektif, mw diperlukan adanya audit manajemen atas kinerja perusahaan tersebut Obyek audit manajemen yang dipakai di sini adalah keuangan dimana yang berkaitan erat dengan evaluasi kinelja perusahaan. Dalam hal ini penulis mencoba menerapkan pedoman dari Dirjen PUOD Departemen Dalarn Negeri, terhitung lahun 199<1 kinerja keuangan vi , .J PDAM harus dievaluasi agar dapat diketahui tingkat kesehatan keuangan PDAM tersebut Yang dimaksud dengan audit manajemen adalah suatu proses pemeriksaan seeara sisternatil< yang diJaksanakan oleh pemeriksa independen untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara obyektif ata. prosedur dan kegiatan-kegiatan manajemen dengan berbagai tujuan. Tujuan tersebut untuk menentukan apakah : 1. Sumber-sumber yang diperlukan untuk meIaksanakan kegiatan teIah diotorisasi. 2. Sistern manajemeij- yediakan,. kaP"l'i~ y mengendalikan~tan. ~ J' [ ... _ ....... 3. Manajemen s;~atuan ekonomi ~awann aJeI kegiatan. ~.. I . 4. I<egiatan . but ~aksanalwl . sesuai dengan 5. konklusi dan la Berdasarkan a~ serta pendapa~ suatu proses yang sistematis dan peiillaian efektifitas, efisiensi, dan ekonomisasi operasi suatu organisasi yang di bawah pengendalian manajemen dan meIaporkan kepada orang yang tepat hasil dari penilaian beserta rekomendasi untuk perbaikan. Dari beberapa definisi audit tersebu~ pada prinsipnya terkandung unsur-unsur penting dalam pengertian audit manajemen: .1; Proses pemeriksaan yang sisternatis. 2. MenUai operasi organisasi / manajemen. 3. Efektifitas, efisiensi dan ekonomisasi operasi. 4. Melaporkan kepada orang-orang yang tepal 5. Rekomendasi untuk perbaikan. Untuk memberikan kesatuan pengertian, istilah audit manajemen dalam skrlpsi in! diartikan sebagai audit operasional ataupun audit kinerja. Ruang lingkup dan sasaran audit manajemen dalam skrlpsi in! adalah dalam bJdang keuangan. Secaro lebih khusus bidang keuangan tersebut mencakup evaluasi terhadap kinerja keuangan PDAM Kabupaten Demak untuk periode tahun 1997 dan tahun 1 Untuk diperlukan penggunaan analisis ratiO. Analisis ratio yang diigumil<an,. .nya meHf,i"ti - 12 in' sebagaimana d d dalam Ped lCinerja . 'en" OD Dep_ Dalam Ne iIylril<ator in! kinerja IP}t'6 Demak anali.i. kuantitatif secara ~an jeJa& dan mem penilaian untuk masing-masing indlkator _ emberilian nilai atau skor. Nilai yang disedlakan aniara 1 - 4. Dari hasil perhltungan lewat anali.i. data kuantitatif dlketahui bahwa rasio hutang terhadap modal mengalami kenaikan 0,68 % dari 16,35 % pada tahun 1997 menjadi 17,03 % pada tahun 1998. Hal in! menunjukkan adanya investasi yang dilakukan oleh perusahaan. Nilai yang diperoleh untuk kedua tahun in! adalah sam. yaitu 4 karen. dalam pedoman kinerja keuangan PDAM masuk dalam krlteria hasil s 30 %. viii ,, . Untuk debt coverage ratio berdasarkan perhitungan, pada tahun 1997 sebesar (0,26) dan pada tahun 1998 sebesar 2,41. Artinya bahwa pendapatan operasional bersih yang diperoleh perusahaan dalarn tahun 1998 IeJah mampu untuk membayar angsuran pinjaman sebanyak 2,41 kali. Perln diketahui dalam tahun 1997 dan 1998 perusahaan belum mengangsur pinjarnan karena sesuai dengan surat perjanjian pinjarnan memberikan grace period yaitu tenggang waktu untuk tidak mengangsur pinjarnan dilelapkan selama 5 tahun sampai dengan tahun 2002. Jadi nilai yang diangsur pada tahun 1997 dan 1998 adal~nga ~ annya saja, yaitu Rp. 78.804.578,untuk tahun 1997 dan Rp. 08.67 . 9t untu un 1998. Pembayaran bungs ini jatuh tempo i yaiill. 1an8l\aI 20 Jan . dan 20 Juli. Nilai '1 yang diperoleh un un 1-,..adaliill:>-ma:;uk dalam . ~,2, sedangkan u~ tah~l997 adalah 1 masuk d ali kri 's hasil < 1,3. Rasio pemba . bunga terhadap . . Pl'1an 0 asioJUll unfuk tahun 1998 lebih baik 'pad tahun 1m · lehih . rasio { { dihasilkan berarti tingkat dapalan 0 lo-n~, ,le-bill dati :± tingkat bunga. Nilai y diperoleh lIIItuk kedue: tah\uJ ~ ut ad 4 masuk dalam kritens hi/ d o %. 7 ( ( ~~iR air I.lal mengalarni peningkslan baik sec riil maupun otpinaL P .f Ian riil sebessr 172.856 m3, sedangkan . . ~~~ Rp. 886.553.110,-. Dengan demikian.setiap peningka~air lerjual sela1u diikuti dengan peningkalan pendapalan operasional. Nilai yang diperoleh untuk kedua tahun tersebut adalah 4 masuk dalam kritens hasil > 400. Tingkat perputaran piutang tahun 1997 dan 1998 masing-masing adalah 50,01 dan 32,56 hari. Artinya bahwa dalam 50 hari dan 32 hari piutang dapat ditagih. Nilai yang diperoleh untuk kedua tahun ini adalah 4. PengeIuaran operasional per meter kubik air terjual untuk tahun 1997 dan 1998 adalah Rp. 794,82 dan Rp. 999,60. JumIah untuk kedua tahun ini telah ix j melampaui batas slandar maksimum yang diperkenankan yaitu Rp. 400,-. Kenaikan pada pengeluaran operasional diBebabkan karena lingginya biaya penyusulan aktiva "'tap transmisi dan dislribusi dan biaya bunga hutang jangka panjang. Nilai yang diperoleh untuk keduan tahun tersebut adalah 1. Working ratio untuk kedua tahun tersebut menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dala.m menutup biaya operasionalnya sebelum penyusulan kurang bail<. Nilai yang diperoleh adalah 3. Jumlah pegawai per 1000 pelanggan uhtuk tahun 1997 diperoleh rasio sebesar 7,01 dan tahun 1998 . ,~ . ' y ahwa setiap pegawai tahun 1997 dan kuran ebih 168r.x'ggan un taun 1~. Kebocoran air meng4lru-peningkalan yalha dari 19,45 % m . di 25,87 %. Tahun 1997 j ~an air . CIi bawah las. toleransi yang diperkenankan, anr>in tahun 998 , umIah keliocor air b!lah tuk1Llthun 1997 a. • Tingkat keuntung y ahwa perusahaan lelah herhasil meningkatkan pendapalan a,1i daerah sell!mpal Rasio yang dihasilkan untuk tahun 1997 adalah 2,36 % dan untuk tahun 1998 sebesar 23,83 %. Nilai yang diperoleh untuk tahun 1997 adalah 1 sedangkan untuk tahun 1998 adalah 4 karena lelah masuk dalam mleria hasil > 20 %. Tingkat pengernbalJan aktiva mengalami kenaikan, tapi persenlase pengembalJan aktiva masih Jauh dati .landar yang diletapkan yaitu sebesar 20 %. Nilai yang diperoleh untuk kedua tahun lersebut adalah sarna yaitu 1 rnasih masuk dalam mleria hasil s 10 % x Selanjutnya nilai yang diperoleh seliap indikator dijumlahkan. Kernudian dibuat sesuai klasifikasi urnurn agar dapat ditentukan lingkat kesehatannya. K1asifikasi urnurn ini diterbitkan oleh Oirjen PUOO Oepartemen OaJarn Negeri. Nilai indikator kinerja keuangan berdasarkan \i.!a.ifikasi umum lingkat kesehatan diketahui bahwa POAM Kabupaten Oemak tahun buku 1997 dan 1998 masing-masing sehesar 35 dan 40. Nilai yang diperoleh mengaJarni peningkatan. Jadi dapat disimpulkan kinerja ke angan POAM Kabupaten Demak tahun 1997 dan 1998 ma.js..;;;:;:;::;;: beberapa ma.aJah y , Misalnya yang terrn/,I sekali ada! melampaui bata. ' i yan~perkeNmkan. . yang telah J' Untuk kebocor 'llir, maka: ·.i dan dishi11.u~i.Yang lUdah 1 periodik tkan si.tern penpwasUl d... endall terhadap bOO: air y g-tet::r::) )) ,~.~m=engawasi ""'danya ~ ggaran dan penerapan sanksinya;

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 657 Accounting > Auditing
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 30 Mar 2017 04:52
Last Modified: 30 Mar 2017 04:52
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12887

Actions (login required)

View Item View Item