EVALUASI PENERAPAN ACTIVITY - BASED COSTING SYSTEM SEBAGAI ALTERNATIF SISTEM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. INTAN PARIWARA KLATEN

SUHARTONO, WIWIN (2001) EVALUASI PENERAPAN ACTIVITY - BASED COSTING SYSTEM SEBAGAI ALTERNATIF SISTEM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. INTAN PARIWARA KLATEN. Other thesis, Fakultas Ekonomi Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
93.60.0058 Wiwin Suhartono COVER.pdf

Download (507kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
93.60.0058 Wiwin Suhartono BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB)
[img] Text (BAB II)
93.60.0058 Wiwin Suhartono BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (721kB)
[img] Text (BAB III)
93.60.0058 Wiwin Suhartono BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[img] Text (BAB IV)
93.60.0058 Wiwin Suhartono BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (465kB)
[img] Text (BAB V)
93.60.0058 Wiwin Suhartono BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (149kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
93.60.0058 Wiwin Suhartono DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
93.60.0058 Wiwin Suhartono LAMPIRAN.pdf

Download (301kB) | Preview

Abstract

1. Menimbuikan distorsi biaya yaitu biaya yang terlalu rendah (under-cost) untuk produk bervolume kecil dan biaya yang terlalu tinggi (over-cost) untuk produk yang bervolume besar. 2. Informasi biaya tradisional yang dihasilkan mengakibatkan tidak tepatnya perencanaan, pengendalian biaya dan pembuatan keputusan. Dengall adanya beberapa keJemahan tersebut, malea para ahli mencari pendekBtan barn dalam akuntansi biaya untuk mernenuhi tuntutan yang ada pada saat ini. Pendekatan barn dalam sistem akuntansi biaya untuk memenuhi tujuan tersebut adalah · Activity-Based Costing (ABC System). Sistem ini mernpakan sistem informasi tentang aktivitas yang mengkonsumsi sumber daya. dan menghasilkan nilai bagi konsumen Manfaat yang dapat diberikan ABC System menurut Supriyono (1994:247) adalah sebagai berikut : 1. Dapat menentukan harga pokok produk dengan lebih akurat (mengatasi distorsi). 2. Meningkatkan mutu pembuatan/pengambilan I<e ' tusan. J. Menyempurnakan perencanaan 8b"ate-~. 4. Menyempw-nakan pengelolaan ~ pengendalian aktivitas. PT. Intan Pariwara ¥BOg menjadi tempat p nelitian, menentukan harga pokok produksinya masm menggunakalJ sistem akuntansi bi~ tradisional. Menurut peneliti penerapan sistem akiintansi bi~ trailisional ol~ PT. Intan Pariwa-a Klaten dian sudah kufang rele~ baik dal hal informasi yang dihasilkan, terjadinya ffistorsi bi~a yang se nya dapat dihilidan daD se akin berkembangnya teknolo . pemanufakturan. Dari uraian g ~ di atas, pen lis teMarik untuk elaku suatu ' penelitian uotuk melihat apakaH ABC System dapat diterapkan sebagai alternatif sistem penentuan harga kok pr duksi pada PT. Intan Pariwara KI n. Untuk memtiUJttikan avak8h Activity-Based CoStin~ System dapat diterapkan sebagni alt , atif sistem penentuan harga pokok produksi pada . Intan Pariwll1lKlate~ makap, Ujis t~lah elakukMisfltterharuy<Jata-dataYiPlg telab dikumpulkan dari perusahaan dengan menggunaijan-tt'knik analisa kuaiJ 'tatif dan analisa. kualitatif. 1. Analisa kuantitatif yaitu te 'k analisis yang llertujuan untu embuat suatu gambaran yang jelas tentaJig lleRJbahan-perubahan ~an (iifaliti. Ini berarti penerapan sistem ABC untuk m-en 'tu l}. ar&a: p'oko~ " oauKSi akan dianalisis sebagai berikut : A. Melakukan analisis terhadap sistem penentuan harga pokok produksi yang diterapkan oleh PT. Intan Pariwara Klaten:> yaitu penentuan harga pokok produksi yang tidak menggunakan sistem activity-based costing. B. ~1enganalisa perhitungan harga pokok produksi perusahaan dengan penerapan activity-based costing system. a. Pembebanan biaya overhead pabrik ke -aktivitas - Identil1kasi dan klasi11kasi aktivitas - Penentuan cost driver Pembentukan kelompok biaya (cost pool) ~!enghitung tarifkelompok (pool rate) b. Pembebanan biaya overhead pabrik ke produk Tarifkelompok x cost driver masing-masingjenis produk VI 2. Analisa kua1itatit: merupakan metode yang digunakan untuk menganalisa datadata yang benvqj ud angka. Dari data. yang ada. juga dilakukan analisa secara. kualitati£ Pengolahan data dilakukan terhadap data-data mengenm aktivitasaktivitas ~am perusahaan yaitu mengidentifikasikan danfi.lenggolongkan al~ivitas. Analisa ini juga digunakan dalam menafsirkan dan menank kesimpulan keseluruhan basiJ penelitian. 3. Analisa komp~ y8itu memballdingkan. sistem penentuan harga pokok produksi yang digunakan oleh perusahaan selama ini (non-ABC) dengan sistem ABC yang akan ditawarkan oleh peneliti. Sehingga. akan diperoleh selisih (perbedaan) besarnyaharga pokok produksi tiap-tiap produk yang diliasilkan oleh perusahaan. Setelah melakukan analisa data dengan menggunakan teknik analisa kuantitati:( kualitatif dan komparatif Maka dap ditarik beberapa kesimpulan di hawah ini: 1. Perusahaan dalam menghitung biaya ten~a keIja angsung dan biaya overhead pabrik menggunakan dasar pembel)ananjUmlah unit pro Uk s '8. Sehingga akan menghasiJkan biaya ten~ .l{elJa JW!8Sung dan biaya overbe p 'k per unit untuk masing-masing pro k yang sarna ula: . Perusahaan dalam men~tung biaya: overhead pabrik m nggun sam dasar pembebanan yaitu j ah unit p oduk. Sehingga udak at mew&lili seluruh komponen biaya 0 e"Hlead pabr;k, karen,a se . omponen biaya overheai(;Jlabrik tidak selalu identik; d ngan ju lab unit sly&. AkibatBya setiap jeni prodW akan dibebani biaya yan8 t' dak sehm dengan konSu i biaya overll'ead p 'k yang , sesungguhnya .' . 2, Hasil penghitungan arga Pokok ProdulCsi k~ada produl( dengan meD~d nakan ABC system pada ffi'. Intan fi>ariW8l"81 menunjukkan basil yang berbeJ ({engan penghitungan yan ilak kan ofeh emsafuum dengan menggunak sistem tradisional. 3. Perl>edaan basil perti· u~ tersebut menuDJukkan bah a dalam enentukan harga pokok produksl~ ~C system menS!l ilkan informasi b3Tga pokok produksi yang lebih akurat tepa! dibandingl{an dengan sistem isional. Hal ini disebabkan karena dalmq menentukan Ilarga pokok f'll-d I i ABC system secara rinci menghitung tiap biaya ~ dikQusumsi . ell masing-masing j enis produk terhadap setiap aktivitas, se gkan istem biaya tradisional dalam menentukan harga pokok produksi merupakan proses pengumpulan biaya-biaya pembentuk harga pokok produksi yang terjadi. 4. Kondisi PT. Intan memungkinkan penerapan ABC sistem sebagai altematif sistem penentuan harga pokok produksi, karena: - Keanekaragaman produk yang diproduksi yaitu SD, SMP dan SMA. - Setiap jenis produk mengkonsumsi aktivitas yang berl>eda di dalam proses produksinya. - Perusahaan sudah menggunakan sistem computerisasi yang integrated dan on line. 5. Basil perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan ABC sistem menunjukkan total harga pokok produksi yang Iebih kecil dibandingkan dengan hasil perhitungan has-ga pokok produksi dengan menggunakan sistem biaya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 657 Accounting > Accounting Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 30 Mar 2017 04:50
Last Modified: 30 Mar 2017 04:50
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12881

Actions (login required)

View Item View Item