PENILAIAN EFEKTIVITAS STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN DALAM PERKREDITAN PADA BANK BUANA INDONESIA CABANG SEMARANG

WIDYASARI, ONNY (1997) PENILAIAN EFEKTIVITAS STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN DALAM PERKREDITAN PADA BANK BUANA INDONESIA CABANG SEMARANG. Other thesis, Fakultas Ekonomi Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
92.60.0001 Onny Widyasari COVER.pdf

Download (236kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
92.60.0001 Onny Widyasari BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[img] Text (BAB II)
92.60.0001 Onny Widyasari BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (472kB)
[img] Text (BAB III)
92.60.0001 Onny Widyasari BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB)
[img] Text (BAB IV)
92.60.0001 Onny Widyasari BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[img] Text (BAB V)
92.60.0001 Onny Widyasari BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
92.60.0001 Onny Widyasari DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
92.60.0001 Onny Widyasari LAMPIRAN.pdf

Download (286kB) | Preview

Abstract

Perbankan merupakan salah satu sarana yang mempunyai posis i yang sangat strategie dalam pembangunan dan perekonomian negara, terutama karena fungs! utamanya yaitu menarik atau menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kred1t. Perbankan da!am meningkatkan kebutuhan jasa untuk meningkatkan taraf hidup. harus memiliki struktur kelembagaan yang lebih baik clengan landasan yang lebih IUBs dan lebih jelas ruang geraknya. Apabila dilihat dari sudut pendans perbankan yang menyediakan sumber dana yang berbentuk perkredltan, make kredit mempunyai kedUd~n yang sangat istimewa. Selain itu juga merupakan s~ gan pendapatan yang cukup besar bagi perbankan. P~ffka endirl dalam memberikan kredit kepada masya a 'u!a merrgs±am- esulitan baik 1tu dari karyawan. Q..a bah mau~un bank itu~diri. J ika perbankan terjadi k ga~lan p~moerian ~~edit ~ penarikan kredit, maka ak menyeb~~art perbantan ~en ~ami kerugian dalam menca~i umber ~ana. Selai~~itu~ ngendalian intern sendir' mempupyai Pftranan dal m J pe editan. Apabila struk pengendalia intern y g d lti~akUkan dalam perb ~an bf-' maka k a.alan per edit~ ersebut depat dihin 1 i. tuk mena~ ndarl agar p~mb~r!~ dan penarikan kredi t"id k mengalafn/ ~'ga8alan. make yang harus diperhat ikf Ol~ ban~ a dalah mempunyai1 8truR ur pengendalian inten' yan b ci1k. P-e~J."'ii1ian 1n1 hany membatasi pada stru ' r pen Efni:lal an 1n1;ern dalJam erkref t an. nga9 dem1ki.an penulie 't rtari untuk menilai ftae s~uktur en ~dalian inter? dalam perkreditan pada Ban~Bu _ a ndogesi Caba Semarang dengan mengeta · k'ekuat-ait..-----aa n-ltv.,e'filahan u ur-unsur struktur pengendal intern--tla~elakuka penguj ian kepatuhan untuk men\~tahui ' eteJtttvi~a8 ruktur pengendalian internnya. ~l~ "..---: Permas ~~~n~~imbul dala : 1. Bagaimana pro6eau~ang berlaku pad a PT . Bank Buana Indonesia Cabang Semarang. 2. Apakah atruktur pe~gendalian di PT. Bank Buana Indonesia efektif at au belum. intern Cabans yang berlaku Semarang sudah 3. Faktor- faktor apakah yang menyebabkan pe rkreditan dan bagaimana cara mengatasi ters ebut. kegagalan kegagalan Pengujian kepatuhan adalah pengujian yang ditujukan terhadap rancangan ataU pelaksanaan suatu kebijaksanaan at au prosedur struktur pengendalian intern. Pengujian kepatuhan yang digunakan untuk menguji efektivitae pengendalian intern menggunakan model attribute sampling sebasai alat pengujinya, Model attribute sampling ini terdiri dari Fixed-Sample-Size Attribute Sampling, Stop- or-go Samplimng dan Discovery Sampling, vii Dalam pengujian kepatuhan terhadap struktur pengendalian intern sistem perkredltan pad a PT. Bank Buana Indonesia Cabang Semarang in1 digunakan model Stop-or-go Sampling. Mode1 Stop-or-go Sampling adalah metode pengambilan eampel yang dapat mencegah pengambilan sampel yang terlalu banyak, yaitu dengan cara menghentlkan pengujian sedini mungkin. Dalam menilai unsur-unsur struktur pengendalian intern pada sistem perkreditan pada PT. Bank Buana Indonesia Cabang Semarang digunakan kuesioner pengendalian intern dan bagan alir se~agai media untuk menilai struktur pengendalian internnya. Dari kuesioner pengendalian intern dan bagan alir diperoleh hasll bahwa PT. Bank Buana Indonesia Cabang Semarang telah memiliki unsur-unsur struktur pengendalian intern yang meliputi organisasi. sistem otorisasi dan p- sedur pencatatan serta praktek yang sehat. ~ A Dari hasl~:fiael in~;gr;1~m~an bahwa keberadaan unsur-unsur uktur p~ngendal a intern pada siatem perkredi tajl- p a PT. Bank Buana Indone.,sia Cabang Semarang adalah b ~k, d~n l~n menunjuk n bahwa terdapat kekuatan p~ngenda~an in~ern ~~endi~ . Adanya kekuatan s truktur jPenge dalian intern da m ~Bi~ m perkreditan d1 PT. ~~/Buana ndone s1~ C&bans S marang rsebut berarti mempe ~ec11 emungkinan danya pe Yimp~ n -penyimpangan yang erjadi ijalam 's1stem ~kredit ' n. ~ P dguji n kepatuW~fi'ti naan modJl "St -or-go Sampling melip ! pro edllr anrtl-'Nsa e agai bet"iku 1. He htuka~ at t1but~~ aken di~rJ.k6 2 . He' ~ntuka desire . upper preeisjon 1 it (DUPL) dan t i kat keandalan. '~ I 3. Men ttuk~n ~e.8arnya s.ampe minim untuk penguj1an k:pc&.\ han tUK men6JitU~an sjift1pel~r. ama yang harus d1am'hi ~/ 4. Membua - ~abel S p~~g~ecision 5. Evaluasi ~Bi~ pe~erifsaan terha a sampel . Penguji n~atuhan ~tr~ktu pengendalian intern sistem perk e~-i-~~~1~perrru"J: ' an terhadap dokumen surat perja jian ~r · ~at permohonan kredit serta giro 'bilyet. Adapun attr1bute sur at perjanjian kred1t meliputi dlotorisasi oleh pimpinan cabang atau direksi, adanYa tanggal pembuatan dan perjanjian kredit ini disesuaikan dengan laporan pembahasan kredit. Surat permohonan kredit attribute yang digunakan adalah adanya to.ngga l pembuatan, adanya tanda tangan debitur. disertai dengan persyaratan yang ditentukan dan digunakan sebaga1 dasar persetujuan pember ian kredlt. Sedanskan attribute untuk giro bilyet adalah sebagai berikut bernomor urut tercetak dan pertanggungjawabannya, adanya tanda tangan nasabah, adanya tanggal penarikan dan adanya nomor rekening nas abah. Dalam pengujian kepatuhan ini menggunakan populsBi perkreditan untuk periode Januari sampai dengan Desember 1996, dengan Tingkat Ketelltian Tertinggl yang Diharapkan eebesar 5% dan Tlngkat Keandalan sebesar 95%. Berdasarkan viii Tingkat Ketelltian Tertingg i yang Diharapkan dan Tingkat Keandalan t ersebut dltetapkan bahwa sampe 1 pertama yang diambil adalah 60 lembar. Pada pe ngujian ke - 60 sampel yang diuji ternyata tidak terdapat satupun kesalahan (nol kesalahan), sehingga pengujian dihentikan karena DUPL=AUPL (Achieved Upper Precision Limit). Jlka tingkat keandalan R = 95%, dan tingkat kesalahan Bama clengen n01 adalah 3. maka AUPL = 3/60 = 5%. Salama AUPL tidak melebihi DUPL maka atruktur pengendalian intern yang diuji adalah efektif, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengujian kepatuhan atruktur pengendalian intern sistem perkreditan pada PT. Bank Buena Indonesia Cabang Semarang adalah efektif. Hasil penelltian skripsi lni terhadap struktur pengendalian intern si8t~perkreditan pada PT. Bank Buana Indonesia Cabang~ema memperoleh hasi! bahwa unsurunsur struktur pang dal n - tern sietem perkreditan menunjukkan ~~ peng~d~a dan has11 pengujian kepatuhan 6truRt~r p~n~endalian in e RDnya adalah e£ektif. hal in1 ~ njukkan bahwa kebi'jakan oan prosedur pengendalian int yn yang d.,~an 0 1e9- ajemen perusahaan khUSUSny~adaVurKredi ifan ~em6~an j ~nan yang memadai untuk ~ apa~ ujuan ~ruBahaan. - ~d ngk a prosedt ~ erkre tan a ber1aku di PT. a~k B~na Indoneeia Cabana semaran~adalah dengan membu rekening g ir.o k.e!f.!Udian mangis·, formulir surat permoh an- kredi t , ee~el dUsi ma~a d' embalikan untuk diana a o~eh be an ana1 sa kre ~t deH an tidak lupa dise r an etsya~ata~ ane(d ttehtu~an. *emudien setelah diset ui m ka d1buatkan 8urat p!rjanjtan kredit, dan bukti aLisa s~ ~red it yang distinaka:fj tuk mencairkan kredit rsebu - . ~ 7 Me enaf ega!\, _la :e..e.£)<red1tan Y -' ada d1 PT. Bank Buana n sia e6b~ng--. ema:t-cat(g disebab"kan tidak profesionalnya ,ryawan ~~~angani (p. fkreditan teraebut. Sela in itu Jp'~a dari p~hak ebi~~ ndiri yang mengalami kerugian da~am.-mu6.il-hanya aehinB~ ~idak dapat melunaai kredit terseb'dt . '''''''''It'eUlud1.an~a !O.y~='usibah yang menimpa debitur yang meng~~~ka kegagalan dalam usaha yang berpengaruh pada pengembalian kredit. Sedangkan dalam mengatasi kegagalan perkred1tan terse but diatas dengan mengadakan pendekatan kepada debitur sehingga debitur meras a lebih bertanggung jawab dalam pengembalian kredit yang diberikan oleh PT. Bank Buana Indonesia Cabang Semarang, dan pihak bank sendiri dapat mengurangi kerugian yang mungkin terjadi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 658 Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 02 Feb 2017 07:52
Last Modified: 02 Feb 2017 07:52
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12849

Actions (login required)

View Item View Item