Studi Klimakterisasi Dan Peranan Sianogenik Pada Gadung (Dioscorea hispid a Dennst) Dan Uwi (Dioscorea alata) Pasca Panen

Angraeni, Veronica Lisa (2004) Studi Klimakterisasi Dan Peranan Sianogenik Pada Gadung (Dioscorea hispid a Dennst) Dan Uwi (Dioscorea alata) Pasca Panen. Other thesis, UNIKA SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text (COVER)
00.70.0064 Veronica Lisa Angraeni COVER.pdf

Download (450kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
00.70.0064 Veronica Lisa Angraeni BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (654kB)
[img] Text (BAB II)
00.70.0064 Veronica Lisa Angraeni BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB)
[img] Text (BAB III)
00.70.0064 Veronica Lisa Angraeni BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (546kB)
[img] Text (BAB IV)
00.70.0064 Veronica Lisa Angraeni BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (539kB)
[img] Text (BAB V)
00.70.0064 Veronica Lisa Angraeni BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
00.70.0064 Veronica Lisa Angraeni DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
00.70.0064 Veronica Lisa Angraeni LAMPIRAN.pdf

Download (921kB) | Preview

Abstract

Gadung (Dioscorea hispida Demist) dan uwi (Dioscorea alata) merupakan tan am an pangan berpati yang teiah lama dikenal oieh masyarakat, namun sayangnya belura dim anfaatkan secara komersiai oleh masyarakat. Banyak faktor yang m endasari terjadinya permasalahan ini, yaitu karena kedua umbi tersebut banyak m en g an dung sianida dan k at en a ketidaktahuan para petani maupun masyarakat mengenai fisiologi pasca pan en kedua umbi tersebut. Oieh karenanya periu diiaiukan kajian mengenai sifat-sifat fisiologis pasca panen gadung dan uwi sehingga agar kualitasnya dapat terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik kiimakterik pada gadung dan uwi dari lonjakan laju respirasi dan laju transpirasi, serta penghitungan potensi sianogenik pada berbagai bagian umbi, serta keterkaitannya dengan pola respirasi gadung dan uwi. Pengambiian sampei dilakukan di desa Sukorejo, kecamatan Suruh Salatiga. Seteiah dipanen gadung dan uwi tersebut segera dibersihkan dan diukur respirasi dan transpirasinya bet das ark an akumuiasi penyerapan 02, dan pel ep as an C02 dan H20. Kemudian sampei diukur potensi sianogeniknya dengan menggunakan prosedur Kakes (1998). Pengukuran respirasi dan transpirasi dilakukan selama 3 jam secara harian. Dati hasil penelitian diapatkan bahwa gadung dan uwi memiiiki dua kali tahap kiimakterik. Pada gadung lonjakan laju respirasi terjadi pada hari ke-1 dan nan ke-6 sedangkan pada uwi lonjakan terjadi di hari ke-1 dan hari ke-4. Lonjakan laju respirasi juga diikuti dengan lonjakan laju transpirasi. Laju transpirasi gadung juga terjadi pada hari ke-1 dan hari ke-6 sedangkan pada uwi terjadi lebih awal, yaitu pada hari ke-0 dan hari ke-4. Adanya perbedaan terjadinya diduga kuat sebagai akibat keberadaan sianida yang berfungsi sebaga penghambat sitokrom oksidase. Namun potensi sianogenik kedua umbi akan semakin menurun dari hari ke hari. Oieh karenanya laju respirasi dan transpirasi dapat meningkat kembali. Namun adakalanya penurunan potensi sianogenik disuatu bagian tidak terjadi secara signifikan seperti pada bagian lain, mengingat pada gadung dan uwi juga terjadi dua kali lonjakan laju respirasi dan transpirasi. Maka hal ini akan menjadi suatu pert any aan baru "Apakah telah terjadi biotranslokasi sianida an tar bagian (ujung, pangkal, daging dalam, dan daging luar)?" untuk itu diperlukan penelitian yang lebih mendetil berkaitan dengan pola respirasi antar bagian gadung dan uwi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Ign. Setya Dwiana
Date Deposited: 02 Feb 2017 01:40
Last Modified: 02 Feb 2017 01:40
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12263

Actions (login required)

View Item View Item