PERBANDINGAN PAJAK PPH PASAL 25 dan PAJAK FINAL 1% MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NO 46 TERHADAP PENGHASILAN YANG DITERIMA OLEH BADAN

PURWANTO, RIVAL CHRISTIAN (2014) PERBANDINGAN PAJAK PPH PASAL 25 dan PAJAK FINAL 1% MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NO 46 TERHADAP PENGHASILAN YANG DITERIMA OLEH BADAN. Diploma thesis, Prodi Perpajakan Unika Soegijapranata.

[img] Text (BAB I)
11.31.0001 Rival Christian Purwanto BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
11.31.0001 Rival Christian Purwanto DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (69kB) | Preview
[img] Text (BAB III Available document only in Soegijapranata Catholic University)
11.31.0001 Rival Christian Purwanto BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (121kB)
[img] Text (BAB V Available document only in Soegijapranata Catholic University)
11.31.0001 Rival Christian Purwanto BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (107kB)
[img] Text (BAB II Available document only in Soegijapranata Catholic University)
11.31.0001 Rival Christian Purwanto BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (311kB)
[img]
Preview
Text (COVER)
11.31.0001 Rival Christian Purwanto COVER.pdf

Download (670kB) | Preview
[img] Text (BAB IV Available document only in Soegijapranata Catholic University)
11.31.0001 Rival Christian Purwanto BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (291kB)

Abstract

Mulai Juli 2013, Direktorat Jendral Pajak menetapkan pemberlakuan PP no 46 tahun 2013 mengenai PPh final 1% atas omset sebulan menggantikan peraturan lama PPh 25. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengenaan pasal 25 dan PP 46 tahun 2013 tentang pajak final 1% atas omset, perbandingan antara PP 46 tahun 2013 dengan peraturan sebelumnya serta dampak perubahan peraturan dari pasal 25 ke PP 46 tahun 2013 bagi wajib pajak dan pemerintah. Peneliti menggunakan data sekunder dan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif serta deskriptif kuantitatif dalam analisisnya. PT DEF adalah perusahaan dagang elektronik yang menerapkan PPh pasal 25 dan kemudian menerapkan PPh final 1%. Penelitian ini kemudian memperoleh hasil yaitu pajak terutang PT DEF menjadi lebih besar karena adanya perubahan peraturan. Jika dibandingkan ada jumlah selisih pajak terutang antara PPh pasal 25 sebesar 2.940.386 dan PPh final 1% sebesar 4.913.252 menjadi sebesar Rp 1.972.866,- tentu memberatkan wajib pajak, tak terkecuali PT DEF. Meskipun memberatkan, PT DEF sudah melakukan penghitungan, penyetoran dan pelaporan pajak dengan sangat baik dan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Tentunya hal ini harus tetap dipertahankan oleh PT DEF agar tidak terjadi pelanggaran dalam memenuhi kewajiban perpajakannya dikemudian hari. PT DEF sebaiknya tetap menjadi PKP meskipun omzetnya dibawah 4.8 M karena dengan menjadi PKP, PT DEF bisa mengkreditkan pajak masukannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: > 650 Management > 658 Management > Recruitment and Selection > Salesmanship > Taxation Management
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Taxation
Depositing User: Mrs Rikarda Ratih
Date Deposited: 30 Aug 2015 11:11
Last Modified: 30 Aug 2015 11:11
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/1083

Actions (login required)

View Item View Item